Husni : HT-Umar Diprediksi Menang Merata Kecamatan dan Desa

Editor: Admin author photo

 

Muhammad Husni Sapsuha (foto/di)

SANANA – Dalam pencaturan politik Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) di Kepulauan Sula (Kepsul) calon yang diusulkan PDI-Perjuangan selalu kalah.

Semenjak Pilkada Kepsul Tahun 2005 hingga 2015. PDI-Perjuangan tidak pernah memenangkan. Bahkan, pilkada Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara 2013 dan Pilgub 2018 kemarin daerah Kepulauan Sula perolehan suara terbanyak diraih oleh kandidat lain.

Hal ini diungkap Ketua Perindo Kepsul, Hi. Muhammad Husni Sapsuha, menyusul pernyataan Ketua DPD PDI Perjuangan Malut Muhammad Senen di beberapa media, Jum'at (06/11/2020).

Menurut Babatopa,  sapaan karib Hi. Muhammad Husni Sapsuha, bahwa pernyataan Ketua PDIP Maluku Utara hanya sekedar meyakinkan masyarakat di titik kampanye, sebab  pernyataan itu tidak punya rekam jejak politik yang bisa dibenarkan. 

"Di Pilkada tahun 2005 dan 2010, Ahmad Hidayat Mus dan Ridwan Sahlan (AHM-RS), Ahmad Hidayat Mus dan Safi Pawah (AHM-SP) tidak direkom PDI Perjuangan. Tahun 2015, HT-Zadi juga tidak direkom partai berlambang banteng ini. Bahkan di Pilkada itu figur yang diusung PDI Perjuangan kalah telak di Kepulauan Sula," papar Babatopa. 

Tak hanya itu, Pilgub Maluku Utara 2013 dan 2018 lalu. Kata Babatopa, pasangan calon yang diusung PDI-Perjuangan kalah di Kepsul. 

"Jadi, untuk pilkada 2020 ini, mitos kemenangan tidak akan berubah," ucap Babatopa. 

Kendati begitu, pasangan Hendrata Thes dan Umar Umabaihi (HT-Umar) diprediksi formasi kemenangan petahana sangat merata di setiap kecamatan dan desa.

 "Intinya, tim HT-Umar sudah memastikan strategi pemenangan pada 9 Desember nanti, kata Husni.

Apakah fakta dan mitos mampu dipatahkan PDIP pada Pilkada Kepsul, tentu sebagai partai politik pemenangan pemilu secara nasional sangat optimis untuk memenangkan Pilkada Kepsul. (di/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini