Inilah Sosok Kepedulian Ayah Erik Kepada Rakyat

Editor: Admin author photo

 

Ayah Erik saat mengunjungi salah Satu Warga (foto:ist)

TIDORE - Mendengar kondisi seorang warga di Dusun Bukulasa Desa Durian Kecamatan Oba Utara bernama Sabtu Hadi berusia 70 tahun yang mengalami sakit parah, Muhammad Sinen langsung gerak cepat memberikan perhatian dan kepeduliannya. 


Lelaki yang akrab disapa Ayah Erik dan dikenal dengan sosok peduli serta suka menolong tanpa berharap imbalan ini kemudian secara diam-diam mengunjungi yang bersangkutan dan memberikan bantuan kesehatan.


Amatan wartawan media ini, pada Selasa (3/11/2020) di kediaamnya terlihat, Muhammad Sinen nampak sedih saat melihat kondisi nenek Sabtu Hadi yang terbaring lemas diatas kasur. Ayah Erik kemudian bekerjasama dengan Petugas Puskesmas Galala Kecamatan Oba Utara untuk memberikan layanan kesehatan berupa pemasangan infus. 


"Apa yang saya lakukan ini semata-mata karena Allah SWT, semoga nenek sabtu diberi kesembuhan sehingga dapat beraktifitas seperti biasa. Saya berharap persoalan ini tidak perlu dipolitisasi, karena kepedulian yang saya lakukan ini karena komitmen saya sebagai orang yang terlahir dari kaum susah. Jadi ketika saya diberi jabatan oleh Allah, maka saya tidak akan melupakan orang-orang yang bernasib sama dengan saya diwaktu itu," ungkap Ayah Erik usai ditemui setelah menjenguk nenek Sabtu Hadi. 


Sementara menurut Hajar Musa, Putri dari Nenek Sabtu Hadi mengatakan bahwa Muhammad Sinen adalah sosok yang baik, ia memiliki kepribadian yang sangat peduli. Kebaikan Muhammad Sinen ini bukanlah pencitraan yang dibuat-buat. 


"Ayah Erik selain membantu Ibu Saya yang sakitnya sudah bertahun-tahun, rumah yang ibu saya tinggal ini juga dibangun oleh Muhammad Sinen jauh sebelum momentum politik, dan kami sebagai pihak keluarga sangat berterimakasih kepada beliau. Sementara soal penyakit yang diderita ibu saya ini adalah penyakit Magh," tuturnya. 


Apakah ibu memiliki ikatan Keluarga dengan Muhammad Sinen? Ditanya demikian, Hajar mengaku bahwa secara emosional mereka tidak memiliki ikatan keluarga dengan Muhammad Sinen, namun karena kepeduliannya, membuat mereka telah menganggap bahwa Muhammad Sinen adalah bagian dari keluarganya. 


Diapun merasa bangga karena Kita di Tidore Kepulauan saat ini telah dianugerahi pemimpin seperti Muhammad Sinen yang selalu hadir disaat rakyat kecil membutuhkan.


Sekedar diketahui, Rumah Nenek Sabtu Hadi sebelumnya hanya berdinding gaba dan beratap katu, Rumah tersebut kemudian direnovasi oleh Muhammad Sinen sekitar pada tahun 2016 setelah dirinya dilantik sebagai Wakil Walikota Tidore Kepulauan. Rumah itu kemudian dibangun dengan beton yang beratapkan seng.


Selain menjenguk Nenek Sabtu Hadi, Muhammad Sinen juga menyempatkan waktu untuk menjenguk salah satu warga di Bukulasa yang juga menderita penyakit strok beliau bernama Kader Abdul yang sudah berusia sekitar 40 tahu.(Aidar).

Share:
Komentar

Berita Terkini