Kedatangan Ayah Erik Menjawab Kerinduan Warga Desa Bukit Durian

Editor: Admin author photo

 

Aman Saat Kampanye Di Desa Bukit Durian (foto:ist) 
TIDORE - Padatnya agenda kampanye serta blusukan yang dilakukan Oleh Pasangan Calon Wakil Walikota Muhammad Sinen di daratan Oba, membuat warga sejumlah yang berada di Desa Durian harus memendam kerinduan mereka untuk bertatap muka dengan sosok Muhammad Sinen. 


Namun Muhammad Sinen kemudian menyempatkan waktu dan menjawab kerinduan warga sehingga dirinya kemudian bertatap muka dengan mereka. 


"Warga sudah merindukan kehadiran ayah jauh-jauh hari, hanya untuk saling bertatap dan bercerita dengan beliau. sehingga kami berupaya untuk membangun komunikasi dan mendatangkan beliau. Kami sangat berterimakasih karena beliau bisa hadir, meskipun acaranya dilakukan sangat sederhana," ungkap Ketua Tim Pemenang AMAN di Desa Durian Novrein Nate. 


Kehadiran Muhammad Sinen disambut dengan bahagia oleh warga setempat, bahkan iapun ikut kaget karena melihat banyaknya warga yang hadir dalam pertemuan tersebut, pasalnya yang dia pikirkan adalah pertemuan biasa yang dihadiri oleh satu dua orang saja.


"Yang seharusnya berterimakasih adalah saya. Karena begitu besar kecintaan warga terhadap saya dengan pak Ali Ibrahim. Semoga kebersamaan ini selalu terjaga. Bagi saya pertemuan ini adalah sebuah kenangan yang tidak akan saya lupakan," tutur Muhammad Sinen. 


Lebih lanjut, Ayah Erik sapaan akrab Muhammad Sinen ini memberikan apresiasi terhadap antusias warga desa tersebut bahkan diapun mengucapkan banyak terimakasih terhadap tokoh-tokoh agama dalam hal ini Pendeta yang juga turut menghadiri pertemuan tersebut. 


Untuk itu ia meminta dukungan dan doa agar pada 9 Desember nanti, Pasangan AMAN kembali terpilih sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan. 


"Yang namanya manusia, sehebat apapun dia tentu memiliki kekurangan dan kelemahan. Jika selama kepemimpinan kami banyak masyarakat yang belum terlayani secara maksimal. Akan kami perkuat kembali pada periode ke dua. Lagipula jika dihitung masa kepemimpinan kami itu hanya berlangsung selama 3 tahun, pada tahun 2020 kita diserang oleh Virus Corona sehingga banyak program yang belum bisa terselesaikan. Namun hal itu akan diselesaikan pada tahun 2021," jelasnnya.(Aidar).

Share:
Komentar

Berita Terkini