Ayah Erik Menjawab Kerinduan Warga Nasrani Desa Bukit Durian

Editor: Admin author photo
Calon Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen bertatap muka dengan warga Nasrani Desa Bukit Durian

TIDORE - Padatnya agenda kampanye dan blusukan yang dilakukan pasangan Calon Wakil Walikota Muhammad Sinen di daratan Oba, Kota Tidore Kepulauan. Hal itu membuat warga Nasrani yang berada di Desa Durian harus memendam kerinduan mereka untuk bertatap muka dengan sosok Muhammad Sinen. 

Untuk menjawab kerinduan warga Desa Bukit Durian itu. Muhammad Sinen kemudian menyempatkan waktu dan menjawab kerinduan warga nasrani sehingga dirinya kemudian bertatap muka dengan mereka. 

"Warga nasrani sudah merindukan kehadiran ayah jauh-jauh hari, hanya untuk saling bertatap dan bercerita dengan beliau. sehingga kami berupaya untuk membangun komunikasi dan mendatangkan beliau. Kami sangat berterima kasih karena beliau bisa hadir, meskipun acaranya dilakukan sangat sederhana," ungkap Ketua Tim Pemenang AMAN di Desa Durian Novrein Nate. 

Kehadiran Muhammad Sinen disambut dengan tawa bahagia oleh warga setempat, bahkan ia pun ikut kaget karena melihat banyaknya warga nasrani yang hadir dalam pertemuan tersebut, pasalnya yang dia pikirkan adalah pertemuan biasa yang dihadiri oleh satu dua orang saja.

"Yang seharusnya berterima kasih adalah saya. Karena begitu besar kecintaan warga nasrani terhadap saya dengan pak Ali Ibrahim. Semoga kebersamaan ini selalu terjaga. Bagi saya pertemuan ini adalah sebuah kenangan yang tidak akan saya lupakan," tutur Muhammad Sinen. 

Lebih lanjut, Ayah Erik sapaan akrab Muhammad Sinen ini, memberikan apresiasi terhadap antusias warga nasrani, bahkan dirinya mengucapkan banyak terima kasih terhadap tokoh-tokoh agama dalam hal ini pendeta yang juga turut menghadiri pertemuan tersebut.

Pada kesempatan itu Muhammad Sinen meminta dukungan dan doa agar pada 9 Desember nanti Paslon AMAN kembali terpilih sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan. 

"Yang namanya manusia, sehebat apa pun dia tentu memiliki kekurangan dan kelemahan. Olehnya itu, jika selama kepemimpinan kami banyak masyarakat yang belum terlayani secara maksimal. Akan kami perkuat kembali pada periode ke dua. Lagi pula jika dihitung masa kepemimpinan kami itu hanya berlangsung selama 3 tahun, pada tahun 2020 kita diperhadapkan dengan  virus corona, sehingga banyak program yang belum bisa terselesaikan. Namun hal itu akan diselesaikan pada tahun 2021,” pungkasnya. (dar)

Share:
Komentar

Berita Terkini