Paslon MONAS Jadikan Pertanian dan Perikanan Sektor Unggulan

Editor: Admin author photo

MABA-  Selain sektor pertambangan dan pertanian di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) menjadi "primadona" di Provinsi Maluku Utara (Malut). Bahkan, produksi padi dari para petani, menyemai skala industri. Sayangnya, perhatian pemerintah daerah selama ini belum maksimal. 

Pasangan nomor urut 3, Moh. Abdu Nasar dan Azis Ajarat (MONAS) berjanji bakal menjadikan sektor pertanian dan perikanan sebagai program unggulan, jika terpilih pada 9 Desember mendatang. Bukan hanya Pertanian, tapi juga sektor pariwisata dan UMKM. Keempat sektor ini akan dibuat penanganan secara terintegrasi. Sehingga benar-benar memiliki dampak sosial ekonomi terhadap masyarakat.

“ Kenapa sektor pertanian jadi program unggulan. Terbukti bahwa, di tengah dunia termasuk Indonesia dilanda covid 19. Semua sumber kegiatan ekonomi terdampak. Indonesia dilanda resesi, namun mengejutkan adalah Pertanian malah tumbuh 2,5 persen, di tengah covid. Itu membuktikan bawa sektor pertanian memiliki ketahanan yang tangguh yang mesti benar-benar diperhatikan, “tandas Abdu.

Mantan Sekda Haltim ini lalu menjabarkan, berbagai program yang telah disiapkan. Diantaranya, pemberdayaan masyarakat melalui gerakan membangun ekonomi desa; Peningkatan kesejahteraan petani, Peningkatan pengawasan distribusi pupuk, Fasilitasi pengembangan pengelolaan pariwisata melalui jejaring pelaku usaha pariwisata, Pengelolaan kekayaan potensi budaya dan Peningkatan sarana dan prasarana pasar daerah.

Selain itu, ada juga program dibidang koperasi yakni, Peningkatan peran koperasi melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat desa pesisir dan pada perikanan Meningkatkan produksi hasil sektor perikanan dan kelautan, pertanian, perkebunan dan peternakan.

“ Kita juga akan hadirkan distributor pupuk, Menciptakan Balai Benih Unggul (BBU) yang sesuai dengan kondisi Kabupaten Halmahera Timur, Peningkatan ketersediaan infrastruktur pendukung pertanian dan Meningkatkan kontribusi pada sektor pariwisata, koperasi, UKM, industri dan perdagangan terhadap perekonomian daerah, “jelasnya.

Lebih menarik lagi, Abdu juga mengatakan, akan Pembangunan kawasan ekonomi terpadu dan terintegrasi yang berbasis potensi lokal, dan Peningkatan program pemberdayaan, bantuan sosial dan jaring pengaman sosial sebagai langkah solusi atas keterpurukan ekonomi pasca bencana non alam pandemi Covid-19.  (Tim/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini