PBB : Membangun Haltim Ke depan Tanpa SARA Ada di Paslon MONAS

Editor: Admin author photo

Politisi PBB dr. Haryadi Ahmad
MABA- Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 kini tinggal menyisakan waktu 20 hari lagi, masyarakat diimbau untuk tidak salah memilih memimpin untuk lima tahun akan datang. 

Untuk Pilkada Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, dari tiga pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati yang bertarung nanti, Paslon Moh Abdu Nasar-Aziz Ajarat (MONAS) dinilai memiliki ketulusan memimpin Haltim ke depan tanpa membedakan Suku, Agama, Ras dan Antar golongan (SARA).

Politisi muda Partai Bulan Bintang (PBB), dr Haryadi Ahmad mengatakan ada tiga pertimbangan yang membuat PBB menyatakan sikap mendukung dan memenangkan paslon MONAS di Pilkada Haltim 2020. Pertama, PBB melihat secara sadar penuh bahwa yang akan membangun Haltim ke depan hanya pada Abdu-Aziz.

“Kedua, PBB melihat Abdu-Aziz sekarang ini sedang membangun anak tangga kesuksesan, untuk siapa sebenarnya anak tangga kesuksesan itu, untuk generasi ke depan sebagai penerus negeri ini. Itu artinya Abdu-Aziz melihat ke depan proses generasi Halmahera Timur, itu yang terjadi makanya PBB tidak ragu-ragu mendukung Abdu-Aziz,” kata dr Haryadi ketika berkampanye di Desa Wayamli, Maba Tengah.

Di harapan ratusan pendukung Paslon MONAS, Ketua Komisi IV DPRD Maluku Utara ini mengaku PBB melihat ada ketulusan di jiwa Paslon MONAS untuk membangun infrastruktur tanpa pilih kasih, ada dilakukan secara merata pada Haltim.   

“Ketiga, PBB melihat ada ketulusan jiwa Abdu-Aziz untuk membangun Halmahera Timur ke depan. Abdu-Aziz akan memperjuangkan semua kepentingan wilayah untuk membangun Halmahera Timur ke depan, tidak memandang Suku, Agama, Ras dan Antar golongan (SARA),” jelasnya.

dr Haryadi mengatakan jika Paslon MONAS maju dalam Pilkada Haltim hanya memiliki niat bergagah-gagahan, maka sangat tidak mungkin mengobarkan karier birokrasi yang tekuni dengan kurun waktu cukup lama. Bahkan Calon Bupati, Moh Abdu Nazar menduduki jabatan strategis tertinggi di birokrasi, tapi memilih berkorban demi memajukan Haltim ke depan lebih baik lagi.  

“Semua itu karena ketulusan jiwa untuk Halmahera Timur lebih baik.  Karena ketulusan untuk membangun Halmahera Timur ke depan secara merata di seluruh jazirah Halmahera Timur kedepan, maka seluruh karier birokrasi dikorbankan, agar supaya Halmahera Timur bisa berkembang dan sejajar serta bersaing dengan kabupaten/kota yang lain,” tegasnya.

Kabupaten Haltim yang memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah, tetapi tergolong kabupaten termiskin di Maluku Utara. Ini tentu sangat bertolak belakan dengan nalar masyarakat Haltim, maka perlu adanya perubahan dan perubahan itu ada di Paslon MONAS bukan yang lain.

“Bukankan itu, itu menjadi cita-cita kita bersama agar Halmahera Timur ke depan bisa sejajar dengan kabupaten/kota yang lain. Bukan kah itu harap kita bersama, kalau itu ada di nomor urut 03 Abdu-Aziz kenapa harus yang lain,” teriak dr Haryadi sambil tanya. 

Jika ingin Haltim berubah dan sejajar bahkan bersaing dengan kabupaten/kota lain di Maluku Utara maupun Indonesia, dr Haryadi mengajak seluruh masyarakat Haltim agar tanggal 9 Desember 2020 nanti, pilih nomor urut 03 Abdu-Aziz. 

“Tanggal 9 nanti, bapak-ibu teguhkan niat kita pilih dan menangkan nomor urut 03 Abdu-Aziz untuk Halmahera Timur lebih baik,” pungkasnya. (Tim/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini