Ratusan Kayu Ilegal dari Wosi Diamankan UPTD KPH Halteng

Editor: Admin author photo

 

Kayu ilegal milik milik Hi Latif yang diamankan UTPD KPH Halteng (foto/dir)

WEDA- Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Halmahera Tengah (Halteng) berhasil mengamankan ratusan jenis kayu ilegal diduga milik Hi Latif, Minggu (29/11/2020).

Ketika diusut UPTD KPH Halteng. Ternyata, ratusan kayu ilegal itu berasal dari Desa Wosi, Kecamatan Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). 

Staf UPTD KPH Halteng, Hotlik Radjangolo, yang memeriksa dokumen mengatakan ratusan kayu ilegal yang diamankan diangkut menggunakan satu unit mobil truk dengan nomor polisi  DD 9646 XV  yang akan dibawa ke Sofifi.

Selain itu, mobil truck yang mengangkut kayu ilegal tersebut tujuan ternate ini tidak memiliki dokumen yang jelas. “  Jadi harus kami amankan, karena pemilik kayu tersebut tidak bisa membuktikan dokumen-dokumen yang sah,” ungkap Hotlik Radjangolo.

Menurut Hotlik, bagaimana bisa seseorang itu memiliki ijin pembelian kayu di wilayah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Tapi operasinya di wilayah lain, yakni Kabupaten Halmahera Selatan.  Sebab hal ini sangat bertentangan dengan aturan, sehingga mobil dan barang bukti (BB)/kayu harus diamankan guna di proses lebih lanjut. 

Dia menambahkan penangkapan ini berdasarkan laporan dari anggota BKO Satgaster  yang menghubungi pihak KPH Halteng dan sesuai dengan petunjuk dari petugas KPH agar mobil dan barang bukti tersebut diarahkan ke kantor UPTD KPH Halteng.

Akan tetapi, ketika diamankan dan dicek ternyata ratusan kayu milik Hi Latif tersebut dokumennya tidak lengkap. “  Yang kita amankan inikan kayu tanpa dokumen lengkap (Ilegal logging) dari Gane Timur,” Sambung Hotlik.

Untuk barang bukti  (BB) sudah diamankan di Kantor UPTD KPH Halteng. Lanjut Hotlik, menyatakan  berdasarkan keterangan sopir truk nantinya kayu ilegal ini akan di bawa ke penampungan Hi Latif. Selanjutnya, ratusan kayu balok ilegal ini akan bawa ke Ternate melalui jalur Weda-Sofifi.

“Ini sudah berlangsung satu tahun dan sopir sudah 5 kali melakukan pemuatan kayu ilegal milik Hi latif yang tidak dilengkapi dengan dokumen dari Desa Wosi Kecamatan Gane Timur,” bebernya.

Ada pun ratusan kayu ilegal milik Hi Latif yang diamankan oleh UPTD KPH Halteng diantaranya, kayu Balok ukuran 5 cm X 10 cm X 4 M sebanyak  369 Potong, Kayu Papan ukuran 2 cm X 25 cm X 2,25 M sebanyak  133 Lembar. " Jadi jumlah kayu ilegal milik Hi Latif total sebanyak 502 Potong/Lembar," pungkasnya. (dir/red)


Share:
Komentar

Berita Terkini