Sikapi Issue Politik, Ayah Erick Minta Masyarakat Buat Perbandingan

Editor: Admin author photo

 

Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan H. Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen

TIDORE - Menyikapi isu politik yang bertebaran jelang 9 Desember 2020 dan kerap menjatuhkan Pasangan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen yang dikenal dengan jargon AMAN. 

Hal itu Calon Wakil Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen angkat bicara, dia mengatakan jika masyarakat ingin menguji keberhasilan dalam kepemimpinan, maka silakan buat perbandingan antara Kota Tidore Kepulauan saat ini dan Kota Tidore Kepulauan dimasa kepemimpinan Salahudin Adrias pada tahun 2005-2010.

Pasalnya di tahun tersebut jika masyarakat hanya mendengar kapal Pelni menyinggahi Kota Ternate, maka di kepemimpinan AMAN yang kurang lebih tiga tahun berjalan sudah bisa mendatangkan kapal tersebut di Kota Tidore Kepulauan yang berpusat di Kelurahan Goto. Tak hanya itu, Pelabuhan Goto juga disinggahi oleh kapal tol laut dan dijadikan tempat bongkar muat countener. 


"Kalau menghitung-hitung perjalanan kepemimpinan kami, itu yang efektif hanya tiga tahun, karena di tahun 2020 ini Indonesia khusunya Tidore dilanda oleh musibah Covid-19. Sehingga semua program di 2020 kemudian direfocusing dan dialihkan untuk penanganan Covid-19 demi keselamatan masyarakat," pungkasnya.

Ketua DPD PDI-Perjuangan Maluku Utara ini, pihaknya  mengakui di kepemimpinannya telah membuat program prestisius dengan mengentaskan angka pengangguran, yakni adanya penataan kawasan pantai Tugukufa sehingga bisa dimanfaatkan oleh pedagang kaki lima maupun pedagang kuliner. 

Selain dari itu, dimasa kepemimpinan mereka juga telah melakukan penataan Pasar Rakyat yang berdekatan dengan Pasar Sarimalaha. Sehingga para pedagang sudah bisa berjualan dengan aman dan nyaman. 

"Apa kontribusi mereka semenjak beliau menjadi Anggota DPD RI. Ini yang membuat kami merasa aneh dengan lawan politik, karena sudah begitu banyak yang telah kami lakukan tetap selalu dianggap gagal. Bahkan kami pun di serang dengan fitnah dan hujatan yang mengarah pada persoalan pribadi. Namun kami percaya bahwa dengan segala macam hinaan, fitnah yang mengarah kepada kami itu artinya kami sedang berjuang di jalan yang benar," tandasnya.(Aidar).

Share:
Komentar

Berita Terkini