Tak Ada Kata Menyerah, Pariwisata Halbar Tetap Bergeliat

Editor: Admin author photo

Pegawai Dispar Saat melakukan Rapat di Jailolo (ist) 

HALBAR,- Tidak ada kata menyerah dalam kamus Pelaku Pariwisata di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara. Meskipun dalam kondisi pandemi Covid19. 

Hal itu terlihat dari suksesnya sebuah gelaran Festival budaya yang dipusatkan di Pantai Lapasi, Desa Lako Akelamo, Kecamatan Sahu, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara bulan september lalu. 

Adalah Festival Pantai Lapasi. Ajang promisi pariwisata yang dimotori pelaku-pelaku pariwisata di Halmahera Barat dan Maluku Utara ini ampuh menggaet wisatawan nusantara (Wisnus) untuk berkunjung ke Halbar.  

Bahkan Festival Pantai Lapai diklaim Dinas Pariwisata Halbar memberi kontribusi signifikan atas angka kunjungan wisatawan pada bulan September. 

Para pelaku pariwisata yang ambil bagian dalam festival tersebut adalah Pemuda Karang Taruna Desa Lako Akelamo, Genpi Halbar dan Genpi Malut.

Data Dinas Pariwisata Kabupaten Halmahera Barat, membuktikan angka kunjungan wisatawan di bulan september sebanyak 785 orang. 

Bupati Halbar, Danny Missy, yang ikut menyaksikan hasil kreatifitas anak-anak muda Halbar tersebut, kagum akan ide kolaborasi gagasan dan inovas dibidang pariwisata.

Sebab, ivent pariwisata berskala besar, yang rutin digelar Pemda Halmahera Barat, Festival Teluk Jailolo (FTJ), yang sediannya diberlangsung bulan mei lalu, batal dilaksanakan akibat virus corona sudah mewabah di Indonesia. 

Padahal ivent ini adalah primadonannya pemda dalam menggaet Wisatawan nasional bahkan dunia, sebab ivent yang pertama kali dihelat tahun 2009 itu sudah masuk dalam 100 kalander ivent pariwisata tahunan Kemenparekraf RI karena sudah beberapa kali mendapatkan penghargaan pemerintah dan insan pariwisata. 

Pemerintah Daerah, kata Danny Missy, akan selalu mensupport setiap event yang diselenggarakan anak muda di Halmahera Barat. 

Dia pun berharap komunitas-komunitas anak muda seperti Genpi Halbar, Genpi Malut, Pemuda Karang Taruna agar bersinergi dengan pemerintah untuk bersama-sama membangun pariwisata Halbar.

“Kita akan terus mendorong generasi-generasi muda untuk terus berinovasi di bidang pariwisata dan kebudayaan dalam rangka mempromosikan kabupaten kita yang kaya akan budaya dan pariwisata,”tuturnya di sela-sela Festival Pantai Lapasi.

Festival yang berlangsung sehari ini juga melibatkan Satgus Covid19 Halbar, ajakan seruan menjalankan protocol kesehatan oleh tim satgus mewarnai jalannya event.  

Dalam kesempatan itu, tim Satgus Covid19 Halbar pun ikut menghimbau pengunjung festival untuk tetap semangat dan tetap produktif berkarya dan bekerja selama pandemi, mereka juga menghimbau masyarakat agar siap divaksin saat vaksin siap karena dengan divaksin kita melindungi diri dan melindungi negeri. Ini semua adalah usaha kita untuk mewujudkan KESEHATAN PULIH EKONOMI BANGKIT.

Selain Festival Pantai Lapasi, inovasi dibidang pariwisata juga ditempuh pengelolah objek wisata Tanjung Rappa Pelangi, Desa Bobanehena, Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat. 

Bekerja sama dengan Rumah Tahfiz Darul Qur’an  mereka menggela Festival Religi, DaQu Festival 2020.

Festival bernuansa islami ini memperlombakan Busana Muslim, Hifdzil Quran, Murottal, Sahril Quran, Puisi ,Baca Doa, Cerita Nabi dan Adzan,  tujuannya untuk meningkatkan generasi cinta islam sekaligus menambah angka kunjungan di Destinasi Wisata Tanjung Rappa Pelangi, karena lokasi event dipusatkan di Tanjung Rappa Pelangi.


Kepala Seksi Data dan Promosi, Dinas Pariwisata Halbar, Haris Atid, ahad (8/11) mengungkapkan, angka kunjungan wisatawan khususnya wisatawan nusantara ke Halbar pada kuartal I (Januari, Februari, Maret, April) 2020 sebanyak 823 orang, angka ini terus meningkat dikuartal II menjadi 1.210 orang meski sempat fakum (nihil) di bulan pertama kuartal II yakni bulan mei. 

Trend baik itu terus meningkat di kuartal III, tercatat dua bulan terakhir (September-oktober) Wisnus yang melancong ke Halbar sudah mencapai 1.757 orang. Sehingga total angka kunjungan Wisnus di Halbar sampai dengan oktober 2020 adalah 3.790 orang. Hal ini menunjukkan, pariwisata Halbar tetap aktif, meski dalam kondisi wabah corona.  

“Sementara angka kunjungan Wisman hanya 80 orang, yaitu di kuartal  pertama, sebelum wabah covid,”ungkapnya. 

Tabel Kunjungan Wisatawan ke Halbar: 

Tahun Kunjungan Wisatawan Nusantara (Wisnus) Wisatawan Mancanegara (Wisman) Total Orang

2018 17.426 552 17.978

2019 12.469 445 12.914

2020 (Jan-Okt) 3.790 80 3.870

Dana stimulan pariwisata

Pemerintah melalui Kemenparekraf menggelontorkan stimulus dana hibah senilai Rp 3,3 triliun untuk diberikan kepada daerah, meliputi 70% pada industri pariwisata daerah dan 30% pemerintah kota/kabupaten.

Juru Bicara Satgas Kemenparekraf, Ari Juliano Gema menyebutkan bahwa dana hibah ini akan diberikan kepada 101 kota/kabupaten yang akan menerima dana hibah. 

Kepala Dinas Pariwisata Halbar Fenny Kiat optimis, pariwisata Halbar akan semakin  bergeliat. Sebab, sesuai release BPS, pertumbuhan ekonomi Maluku Utara termasuk yang paling positif dibandingkan dengan Propinsi lain seindonesia yaitu tumbuh diangka 6,66 % dikuartal III 2020 ini termasuk yang paling tinggi. 

“Ini juga mengidikasikan aktifitas wisata di Halbar tetap bergerak,”imbuhnya optimis.

(Tim Komunikasi Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dan KemenKominfo/Penulis Konten Daerah; Arman Hi. Safi/Staf Dinas Kominfo Kab. Halbar) (opini) 

Share:
Komentar

Berita Terkini