Tiga Tahun Pimpin Halteng, Ini Keberhasilan Elang-Rahim

Editor: Admin author photo

 

Bupati dan Wakil Bupati Halteng Drs. Edi Langkara dan Abd. Rahim Odeyani
WEDA- Pemkab Halmahera Tengah (Halteng) dibawa kepemimpinan Drs. Edi Langkara dan Abd. Rahim Odeyani (Elang-Rahim) kurang lebih 3 (tiga) tahun dianggap berhasil membangun negeri fagogoru. 

Ada pun  capaian hasil pembangunan kurang lebih 3 tahun itu sebagaimana tergambar dalam lima (5) Misi yang telah menjadi bukti bagi masyarakat pada malam Ramah Tamah 30 Tahun Kabupaten Halmahera Tengah dengan tema “Kita Fagogoru” yang disaksikan oleh masyarakat Halmahera Tengah, di Pandopo Falcilno, Kota Weda, Kabupaten Halteng. 

Menurut Bupati Halteng Drs. Edi Langkara  misi pertama membangun birokrasi yang bersih, profesional dan melayani. Misi ini pemerintah daerah telah melakukan berbagai program strategis seperti:

  1. Mempertahankan opini WTP pengelolaan keuangan daerah dari BPK selama 2 tahun anggaran, dan diupayakan akan dipertahankan pada tahun anggaran selanjutnya.
  2. Penguatan kelembagaan dan sumber daya aparatur melalui Diklat PIM di semua jenjang dan strata, Pendidikan kedinasan bagi ASN bekerjasama dengan Institut Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri yang setiap tahun pemerintah daerah mengirim para calon-calon pamong yang nantinya menjadi kaders Inti dibidang pemerintahan.
  3. Meningkatkan kualitas SDM Aparatur Sipil Negara melalui berbagai Diklat teknis dan kedinasan.

Selain itu, misi kedua adalah membangun infrastruktur dasar dan konektivitas Wilayah. Untuk misi ini, Pemerintah Daerah telah melakukan berbagai program strategis:

“Seperti pada sektor Pekerjaan umum, telah dilaksanakan program pembangunan dengan sistem Multy Years,” ungkap Edi.

Dimana Sektor pekerjaan umum dengan sistem Multy Years seperti:

  1. Pembangunan Gelanggang Olah Raga Fagogoru yang direncanakan selesai pada tahun 2022.
  2. Pembangunan Jalan Hotmix Pulau Gebe, Pembangunan Jalan Hotmix Patani – Tepeleo (Bakajaya- Tepeleo Batu Dua), Pembangunan Jalan Hotmix Tepeleo – Sakam, Pembangunan Jalan Hotmix Sakam – Tepeleo, telah dikerjakan dan kami pastikan dapat selesai pada tahun 2021.
  3. Pembangun Reguler jalan Hotmix di 10 ibukota Kecamatan dan Pembangunan jembatan dalam wilayah kabupaten Halmahera Tengah yang direncanakan tuntas pada tahun 2022.

Adapun sektor perumahan dan pemukiman, telah dilaksanakan program, yakni:

  1. Bantuan rumah bagi masyarakat untuk peningkatan kualitas sebanyak 1100 unit dan bantuan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah 468 dan bantuan MCK bagi masyarakat yang belum memiliki sanitasi layak sebanyak 563 KK tersebar di 10 kecamatan;
  2. Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Ibu Kota Weda dan di Pulau Gebe serta Kerjasama Pemda dan PLN dalam rangka peningkatan layanan listrik 1 x 24 jam, pada wilayah yang bermasalah dengan layanan listrik seperti Kawasan Patani, kecamatan Pulau Gebe, Kecamatan Weda Utara dan Weda Timur, termasuk pemasangan instalasi listrik gratis di kecamatan Weda Utara dan Weda Timur;

Pada sektor perhubungan, telah dilaksanakan program sebagai berikut:

  1. Pengadaan Kapal Kayu 7 GT sebanyak 4 unit untuk menghubungkan Weda – Pulau Imam, Tepeleo – Sayafi, Wailegi – Pulau Moor dan Umera Pulau Yoi.
  2. Pembangunan tambatan perahu di Messa, Dote, Sibenpopo dan kali fidi.
  3. Pada sektor Komunikasi dan Informasi, untuk mendukung konektifitas wilayah dan layanan informasi dan komunikasi telah dilaksanakan program:
  4. Pembangunan Tower sebanyak 2 Unit di kecamatan Patani dan Patani Barat dengan berbasis Fourth Generation atau 4G.
  5. Pengadaan 3 unit repiter di Sagea, Gemaf dan Kilo Meter 3 Kota Weda.
Foto/Ist.
Selain itu Misi Ketiga, Mengembangkan Potensi Sumber Daya Alam dan Menciptakan Iklim Investasi, Pemerintah daerah telah melakukan berbagai program strategis pada sektor Ekonomi. Pada sektor Pertanian, untuk meningkatkan produksi pertanian telah dilaksanakan program.

  1. Membangun jalan produksi dan jalan usaha tani guna Memperlancar mobilisasi hasil-hasil pertanian dan perkebunan serta Pengadaan sarana dan prasarana produksi pertanian dan peternakan.
  2. Memberikan bantuan bibit padi, jagung dan kacang tanah kepada gabungan kelompok tani sebanyak 8 Gapoktan dengan jumlah petani sebanyak 420 orang pada dinas pertanian untuk mengatasi dampak Covid-19. 

Sektor perikanan dan kelautan, melalui program peningkatan pendapatan nelayan di bidang perikanan maka dilakukan.

  1. Bantuan sarana dan prasarana perikanan tangkap sebanyak 380 paket, sarana dan prasarana perikanan budidaya sebanyak 29 paket di sentra budidaya perikanan;
  2. Bantuan sarana pemasaran dan pengolahan hasil perikanan sebanyak 20 paket serta bantuan pelatihan dan pendampingan teknis tersebar di 10 kecamatan.

Pada sektor pariwisata, telah dilaksanakan program pembangunan Infrastruktur pendukung kepariwisataan berkelanjutan yakni :

  1. Kawasan Nusliko Park, Kawasan Geopark Goa Boki Moruru dan Kawasan Konservasi mangrove Kacepi Kecamatan Pulau Gebe.
  2. Menjadikan tarian lala dan cokaiba sebagai warisan hak cipta tak benda.

Pada sektor Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Daerah telah melakukan program.

  1. Pembangunan Pasar Fagogoru Kota Weda dan Pembangunan pasar lelilef dengan sistem multy years, yang direncanakan akan diresmikan pada tahun 2021.
  2. Pembangunan pasar Fidi Jaya yang direncanakan selesai pada tahun 2020 ini.
  3. Pemerintah daerah juga telah mendorong bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa bunga kepada masyarakat serta Memberikan bantuan mesin dan peralatan home industri untuk industri kecil dan menengah sebanyak 136 paket untuk penanggulangan dampak Covid 19.

Untuk Misi Keempat, Mewujudkan Pelayanan Pendidikan dan Kesehatan Yang Merata dan Bermutu, Pada misi ini, dalam waktu 3 tahun kepemimpinan Elang Rahim telah melakukan berbagai program strategis diantaranya Pada Sektor Pendidikan, telah melaksanakan program.

  1. Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dengan melakukan pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas, perpustakaan, laboratorium dan rumah guru mulai dari Paud, SD, SMP serta mengangkat tenaga Guru PTT sebanyak 686 orang;
  2. Subsidi Pendidikan pada Perguruan Tinggi jenjang S1, Pendidikan pasca sarjana S2 setiap tahun 20 orang dan S3 sebanyak 5 0rang yang kesemua itu diperuntukkan bagi mereka yang bukan pegawai Negeri dengan target dalam satu periode pemerintahan 5 tahun kita capai 100 orang magister putra – putri Halmahera Tengah dan sarjana Doktor 25 orang dari berbagai program studi yang butuhkan oleh daerah ini.
  3. Program 5 orang per tahun untuk pendidikan S1 kedokteran dan program PGSD ke S1 subsidi pemerintah daerah kerjasama dengan Universitas Khairun Ternate serta Pendidikan guru agama, kerjasama Pemda dengan STAIN Ternate.

Pada Sektor Pemuda dan Olah Raga, Pemerintah Daerah telah melakukan program pembinaan generasi muda seperti.

  1. Pembinaan Paskibraka dan Marchin Band serta mensponsori kegiatan olah Raga Bola Voli, Bola Kaki, Tenis Meja dan peningkatan prestasi pemuda lainnya;
  2. Pembinaan Organisasi Kepemudaan, Ormas, Organisasi Kemahasiswaan serta organisasi keagamaan;

Pada sektor Kesehatan, Pemerintah Daerah terus meningkatkan fasilitas layanan pada 11 Puskesmas dan 38 Pustu yang tersebar di seluruh wilayah Kecamatan dan Desa.

Pada tahun 2018 – 2020 Pemerintahan Elang Rahim telah membangun sarana dan prasarana pendukung kesehatan yaitu :

  1. Pengadaan Puskesmas Keliling Laut (Speed Ambulance) yang melintasi Pulau Gebe dan Weda, Patani dan Weda, Weda Timur dan Kota Weda, serta Pengadaan Puskesmas Keliling Darat (Mobil Ambulance) 15 Unit yang tersebar di 11 Puskesmas;
  2. Penyediaan Tenaga Pelayanan Kesehatan Dasar dan Rujukan, yakni Tenaga Dokter sebanyak 22 orang dan PTT sebanyak 271 orang untuk puskesmas dan untuk RSUD Weda sebanyak 140 orang.
  3. Melaksanakan program Jaminan Kesehatan Nasional Integrasi sampai dengan tahun 2020 sebanyak 18.700 Jiwa. Secara keseluruhan tercatat 97,21% penduduk Halteng telah memiliki jaminan kesehatan, yang terdiri dari jaminan kesehatan yang ditanggung pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perusahaan.
Bukan saja itu, dalam Misi Kelima, Mengembangkan Budaya Hukum dan HAM Dalam Kehidupan Masyarakat yang Berlandaskan Falsafah Fagogoru, Pemerintah Daerah telah malaksanakan program Pada Sektor Keagamaan.

  1. Memberikan insentif kepada para Imam dan Pendeta.
  2. Melaksanakan MTQ dan STQ tingkat Kecamatan dan Kabupaten, pada tahun ini dilaksanakan MTQ ke 28 Tingkat Provinsi Maluku Utara di Weda, pada kesempatan ini kontingen MTQ Halmahera Tengah dipersipakan untuk mengikuti MTQ Nasional mewakili Provinsi Maluku Utara. (dir)


Share:
Komentar

Berita Terkini