Turun Reses Alien Mus Disinyalir Kampanyekan Palson AMR

Editor: Admin author photo

 


Budiman L. Mayabubun

TALIABU- Disinyalir anggota DPR-RI dari Fraksi Golkar, Alien Mus, diduga manfaatkan waktu reses untuk kampanye bersama pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus dan Ramli (AMR) di Desa Woyo dan Kawalo, Kecamatan Taliabu Barat, Rabu (04/11/2020).

Langkah Alien Mus kemudian dikecam Wakil Ketua Pemenangan Pemilu (BPP)dan Komunikasi Politik DPC PDI-Perjuangan Pulau Taliabu, Budiman L. Mayabubun. 

Menurut Budiman pelaksanaan reses atau jaring aspirasi dalam bentuk kegiatan serupa yang dilakukan oleh wakil rakyat sudah pasti dibiayai oleh negara. 

“ Jadi jangan sampai digunakan sebagai celah untuk menggalang dukungan salah satu paslon tertentu, seperti yang terjadi di Woyo dan Kawalo itu. Pasti, ini sangat berdampak bagi paslon yang lain,” tutur Budiman L. Mayabubun kepada wartawan di Taliabu.

Budiman menyebut semestinya keterlibatan Alien Mus saat kampanye itu memiliki surat izin cuti. Jika tak memiliki izin cuti, maka ini adalah pelanggaran. Sebab kewajiban mengajukan ijin ikut kampanye bagi aggota DPR, DPRD, dan DPD sangat jelas disebutkan  pada Pasal 70 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada dan Pasal 63 Peraturan KPU Nomor 11 Tahun 2020 pengganti PKPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang  kampanye pemilihan Gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, walikota dan wakil walikota.

“ Regulasi sangat jelas. Nah, mestinya saat kampanye harus ada surat cuti, karena memang kegiatan oleh wakil rakyat pasti dibiayai oleh negara, maka sudah seharusnya tidak boleh ada unsur seperti Alat Peraga Kampanye (APK). Jika kalau kita lihat kampanye itu, ada penggunaan atribut maupun simbol mengajak untuk memilih paslon tertentu. Padahal, ibu Alien Mus ke Taliabu menggunakan SPPD, bukan uang atau dana pribadi,” pungkas Budiman.

Dalam PKPU Nomor 11 Tahun 2020. Ditegaskan juga soal adanya larangan penggunaan fasilitas negara yang terkait dengan jabatan anggota DPR, DPD, DPRD untuk kepentingan pemenangan dalam pemilihan.

“ Ini sangat jelas larangannya. Dia (Alien-Red) hadir di Taliabu dengan kapasitas sebagai anggota DPR RI untuk melaksanakan reses atau jaring aspirasi masyarakat. Tidak ada alasan pembenaran untuk ikut kampanye. Karena, itu sudah jelas,” tandasnya.

Budiman menegaskan keikutsertaan Alien Mus saat kampanye berpotensi menyalahi aturan pelarangan penggunaan kewenangan, program dan kegiatan yang terkait dengan jabatan yang menguntungkan atau merugikan pasangan calon lain di wilayah kewenangannya dan di wilayah lain.

"Menurut saya, ini sangat jelas ditegaskan semua larangan tersebut sudah diatur dalam peraturan teknis dari KPU, yaitu PKPU 11/2020,” Kata Budiman.

Disisi lain, Budiman bilang, seharusnya Bawaslu Kabupaten Pulau Taliabu lebih berperan aktif.

 "Semoga Bawaslu dapat menjalankan fungsi pengawasan dengan baik termasuk ini dengan persoalan ini,” tutupnya.(Ari/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini