Dinsos Malut Gelar Rakor BPNT dan Bansos Sembako

Editor: Admin author photo
Kegiatan Rakor yang dilaksanakan Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara (Dok: Ady)
TERNATE -Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara menyelenggarakan rapat Koordinasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bansos Sembako. Jumat, 18 Desember 2020 kemarin.

Kegiatan yang digelar di Dragon Hotel Ternate itu bertajuk " Kita Wujudkan Bansos Sembako/BPNT Provinsi Maluku Utara Yang Berkarakter 6 Tepat (Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Mutu, Tepat Waktu, Tepat Harga, dan Tepat Admistrasi".

Ketua Panitia Iksan Yakub mengatakan, dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 228/PMK.05/2016 di sebutkan bahwa, BPNT merupakan bantuan sosial pangan, dalam bentuk non tunai dari pemerintah. 

"Yang itu di berikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setiap bulannya, melalui mekanisme akun elektronik yang di gunakan hanya untuk membeli  pangan di e-warung yang bekersama dengan Bank dan PT Pos dan Giro," ujarnya saat bemberikan sambutan.

Sementara bansos Sembako, kata Iksan, merupakan pengeluaran berupa tranfer uang, barang dan jasa yang di berikan oleh pemerintah pusat dan daerah kepada masyarakat guna melindungi masyarakat dari kemungkinan terjadinya resiko sosial, meningkatkan kemampuan ekonomi dan atau kesejahteraan sosial.

"Dan alokasi distribusi Bansos Restra Provinsi Malut tahun 2020 berjumlah 51.989 KPM," katanya.

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin (PFM) Dinsos Provinsi Malut, Bahruddin Kadir mengemukakan, gelaran kegiatan itu bertujuan mendukung Kabupaten Kota dalam pelaksanaan penyaluran distribusi sembako dan BPNT. "Serta mengakomodir berbagai permasalahan yang terjadi di Kabupaten dan Kota di  Maluku Utara terkait penyaluran," ungkapnya.

"Dan dalam pertemuan ini nanti menghasilkan rekomendasi yang harapkan menjadi input untuk penentuan kebijakan program dan kegiatan yang mendukung pelaksanaan pendistribusian sembako dan BPNT," katanya.

Ia bilang, kegiatan tersebut rutin digelar sesuai arahan Kemendagri bahwa, semua provinsi dan kabupaten/kota wajib membentuk tim koordinasi bantuan sembako dan BPNT.

"Kami berharap kedepan  masalah penyaluran bisa tertangani dengan baik, dan Pendistribusianha sesuai 6 Tepat. Tepat Sasaran, tepat jumlah, tepat mutu, tepat waktu, tepat harga, dan tepat Admistrasi," tutupnya. (Adi)
Share:
Komentar

Berita Terkini