FKPT Dan ISNU Malut Bagi Paket Sembako Untuk Mahasiswa Papua

Editor: Admin author photo
Foto Bersama FKPT Dengan Mahasiswa Papua usai menerima Sembako (foto:ist) 

Ternate, - Forum Koordinasi dan Pencegahan Terorisme (FKPT) Maluku Utara dan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Maluku Utara yang sponsori oleh Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Ternate, Polda Maluku Utara, melakukan pembagian 80 paket sembako, kepada mahasiswa Papua , GMNI dan GMKI, yang diserahkan oleh Pengurus Organisasi HMI, PMII dan IMM. Pada Selasa (01/12) Di Dalam Sidegon Kota Ternate. 

Dengan tema besar "Torang Basudara Sesama Anak Bangsa" FKPT kemudian membuat panitia dengan melibatkan anak-anak Papua sebagai panitia, dengan ketua panitia Hendrik, dan sekretaris Panitia Denik Koroa, Serta Koordinator kegiatan Ronald. Sedangkan untuk sambutan dari cipayung plus dalam hal ini ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Papua.

Ketua FKPT Maluku Utara, Dr. Mukhtar A. Adam mengatakan, hari para mahasiswa telah menunjukan sikap progres yang sangat baik dalam membangun keragaman di Organisasi kemahasiswaan.

"Nuansa yang di temukan tadi bahwa mahasiswa kristen dan mahasiswa muslim sejak konflik tahun 1999 -2000, sudah mulai menunjukan progres yang baik, ini tercatat bahwa ada mahasiswa Kristen menjadi kader HMI, dan juga kader IMM dan PMII; contohnya ada mahasiswa Kristen yang kuliah di IAIN Ternate, sebanyak 4 orang di prodi Perbankan Syariah, satu dari itu menjadi kader di GMKI, dan 3 orang lainya bergabung dengan PMII, ini menunjukkan bahwa kelompok mahasiswa telah membangun keragaman Organisasi sehingga PMII, HMI dan IMM bukan eksklusif kepada mahasiswa Islam saja tetapi kepada anggotanya yang non islam," ujar Mukhtar yang Juga Ketua Wilayah ISNU Malut itu.

Dosen Unkhair Ternate itu mengapresiasi bahwa mahasiswa Di Ternate sudah menunjukan dan membuka ruang bagi mahasiswa untuk berkaloborasi.

"Ini menggambarkan system' keanggotan pada organisasi kemahasiswaan lebih cair yang ada di kota ternate, maka FKPT Malut, memandang penting dengan upaya-upaya memberikan ruang bagi mahasiswa untuk  berkaloborasi, dan menunjukan cara-cara keberagaman, kebinekaan kepada mahasiswa," cetusnya.

Di juga bilang FKPT Malut dalam melakukan kegiatan tidak boleh eksklusif, maka dia mengatakan FKPT Malut berupaya membangun kaloborasi dan bekerja dengan BINDA , Polda Malut, Dunia Perbangkan dan instansi lintas yang lebih inklusif dan menuju pada tepat sasaran.

"Utamanya bersama dir interpolda Malut, kami berkomunikasi dan akan berkalobaris tidak lagi membuat kegiatan di hotel hotel, kami akan menyasar kegiatan yang lebih terbuka, dan melibatkan banyak komponen," tutut Mukhtar.

Tujuan dari giat ini FKPT dan ISNU Malut terus mendorong pembelajaran kebangsaan kepada mahasiswa untuk merawat kebinekaan dalam bingkai keindonesiaan

"Saya mengabadikan dalam satu baliho “mari bersama merawat kebinekaan untuk Indonesia jaya"  kalimat itu dari Ketua IPMP Kota Ternate, dan Hendrik sebagai panitia menulis tentang "torang basudara sebagai anak bangsa" Itu saya abadikan dalam foto bot, sebagai bentuk penghargaan pikiran pikiran anak anak mahasiswa yang kita tuliskan dalam pesan pesan untuk kebinekaan," tutupnya.

Share:
Komentar

Berita Terkini