Luar Biasa, Dua Bulan Menjabat Pjs Bupati Taliabu Mampu Datangkan Alat Deteksi Corona

Editor: Admin author photo

 

Pjs Bupati Kabupaten Pulau Taliabu berhasil mendorong instansi terkait untuk mengadakan alat pendeteksi virus Corona di wilayah setempat. (Foto:ist) 

Taliabu - Hadir mengabdi hanya dalam kurun waktu dua bulan, Pjs Bupati Kabupaten Pulau Taliabu berhasil mendorong instansi terkait untuk mengadakan alat pendeteksi virus Corona di wilayah setempat. 


Hal ini lantaran menurut Maddaremmeng (Pjs Pulau Taliabu) yang di temui awak media, pada senin, (30/11/2020) mengatakan, alat antigen dan antibodi ini dari sisi penggunaan serta akurasinya lebih akurat dan cepat. Karena itu dirinya memerintahkan Dinas Kesehatan untuk mengadakan.


 "Taliabu ini fasilitas kesehatan, terutama di rumah sakit belum begitu memadai, karena itu sebagai langkah pencegahan dan penanganan dengan cepat atas pandemi ini, satu-satunya dengan cara mengadakan alat rapid antigen dan antibodi untuk mendeteksi Covid-19 kepada setiap orang yang bergejala,"terangnya. 


Lebih lanjut, Maddaremmeng sapaan bang Aco itu mengatakan, sesuai Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19) yang diterbitkan Kementerian Kesehatan (Kemeskes), penanganan Covid-19 di Tanah Air menggunakan dua jenis rapid test.


"yakni rapid test antibodi dan rapid test antigen yang saat ini juga sudah digunakan oleh Satgas Taliabu. "Katanya.


Secara terpisah Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pulau Taliabu, Kuraisia Marsaoly mengatakan, Satuan Tugas (Satgas) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pulau Taliabu sudah mendatangkan ribuan alat Antigen dan Antibodi untuk melakukan penaganan Covid-19 di Taliabu. 


"Alat-alat tersebut sudah ada di Bobong dan sudah mulai digunakan."ungkapnya.


Dia bilang, saat ini untuk alat Antigen dan Antibodi yang dibeli oleh Pemkab dalam hal ini Satgas Taliabu jumlahnya sebanyak 5.250 Alat, dengan rincian sebagai berikut.


"alat antygen 3.250 pcs, sedangkan alat antibodi sebanyak 2 ribu Pcs. "Tukasnya.


Sementara itu, Sekretaris Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19, Sutomo Teapon menambahkan, dengan diadakannya alat Antigen dan Antobodi oleh Pemda lewat Dinas Kesehatan tersebut, kini pihaknya lewat Tim Medis Satgas Taliabu langsung action melakukan uji sampel Swab terhadap 11 orang karyawan Tambang PT. Adi Daya Tangguh (ADT) yang dinyatakan reaktif dan menjalani karantina di Penginapan Ma'ruf saat ini.

 "11 orang terkonfirmasi reaktif tersebut, mulai Senin tadi Sudah dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan alat Antigen dan juga antibodi sebagai langkah swab orofaring atau swab nasofaring untuk mendeteksi virus dalam tubuh mereka,"jelas Sutomo.(Ari)

Share:
Komentar

Berita Terkini