Muhammad Sinen Bakal Diaduhkan Ke Dewan Kehormatan DPP PDIP

Editor: Admin author photo
Ketua Bappilu dan Komunikasi Politik DPC PDIP Pulau Taliabu, Budiman L. Mayabubun

TALIABU - Statemen Ketua DPD PDI-Perjuangan Provinsi Maluku Utara Muhammad Sinen meminta pasangan calon yang diusung partainya bersikap legowo dan mengakui kemenangan rival politik dalam pilkada serentak di Maluku Utara. 

Hal itu dinilai sangat merugikan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 1, yakni Muhaimin Syarif dan Syafrudin Mohalisa (MS-SM)  yang juga diusung PDI Perjuangan di Pilkada Kabupaten Pulau Taliabu.

Pasalnya, statemen Muhammad Sinen ini disampaikan melalui sejumlah media masa saat berkunjung ke Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Selasa 15 Desember 2020 kemarin.

Ketua Bappilu dan Komunikasi politik DPC PDI Perjuangan Pulau Taliabu Budiman L. Mayabubun menyatakan statement itu sangatlah merugikan PDIP di wilayah setempat. Pasalnya saat ini pihaknya tengah berjuang mencari keadilan pemilu di Mahkamah Konstitusi atau MK.

"Kami masih melawan kezaliman dan kecurangan pilkada di Taliabu. Dan saat ini DPC PDI Perjuangan Taliabu sedang melakukan langkah-langkah hukum untuk membuktikan sejumlah kecurangan yang akan dibawa ke MK," ujar Budiman kepada awak media, Rabu 16 Desember 2020.

Budiman mengatakan statemen Ketua DPD PDI Perjuangan itu akan diaduhkan ke Dewan Kehormatan DPP PDI Perjuangan untuk ditindak tegas.

 "Karena statemen Ketua DPD PDI Perjuangan ini juga sinergi dengan kedatangannya di Pulau Taliabu pada saat kampanye beberapa waktu lalu. Dimana saat itu dirinya mengacungkan simbol 2 jari yang menandakan mendukung paslon nomor urut 2 Aliong Mus- Ramli (AMR) yang diusung partai lain. Maka itu kami akan melayangkan laporan atau surat keberatan kepada badan kehormatan partai,” pungkas Budiman.

Selain itu kata Budiman, Muhammad Sinen juga diketahui ikut menginap di kediaman atau rumah Aliong Mus dan Ningsi di Gela, Kecamatan Taliabu Utara. 

"Sikap tersebu sangat merugikan perjuangan PDI Perjuangan di Taliabu pada Pilkada saat ini," tandasnya. (Ari/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini