Paslon MS-SM Temukan 117 Dugaan Pelanggaran di Pilkada Taliabu

Editor: Admin author photo
Calon Bupati Pulau Taliabu H. Muhaimin Syarif bersama timnya

TALIABU - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muhaimin Syarif dan Safruddin Mohalisi (MS-SM) menemukan sebanyak 117 kasus dugaan pelanggaran Pemilu pada Pilkada Pulau Taliabu. Pelanggaran itu rencananya akan diaduhkan ke Mahkama Konstitusi atau MK.

"Saat ini ada 117 dugaan kasus pelanggaran pemilu yang sudah kami kantongi dan akan tindaklanjuti sampai ke MK, " ungkap Muhaimin Syarif (MS) saat jumpa pers di kediamannya, Jumat 11 Desember 2020.

Muhaimin menyatakan, dugaan pelanggaran  itu mulai dari politik uang (money politik), penggelembungan suara dan pemilih siluman. Kasus itu ditemukan hampir disetiap Desa yang ada di Pulau Taliabu.

"Ada beberapa tipe dugaan pelanggaran, terutama yang kita namakan new money politik ( politik uang gaya baru ), yaitu dugaan keterlibatan kades untuk memfasilitasi pemotongan hewan yang kami duga itu bagian dari cara untuk mempengaruhi pemilih, " tandasnya.

Semantara itu, Ketua Tim Hukum MS-SM, Mustakim La Dee menegaskan dugaaan pelanggaran tersebut akan bermuara pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan Diskualikasi paslon.

"Ini sesuiai hasil advokasi yang dilakukan tim hukum dan laporan saksi-saksi di lapangan," tegasnya.

Mustakim menilai, ratusan pelanggaran itu, diduga di skemakan oleh intansi tertentu untuk mememnangkan salah satu pasangan calon pada hari H pencoblosan 9 Desember 2020 kemarin.

"Karena cukup jelas kita temukan adanya skema sacara terstruktur, sistematis dan masif (TSM). Kami sudah dapatkan bukti-bukti, baik itu bersifat administrasi, audio, video maupun foto. Semua ini nanti kita buktikan," sambung Mustakim. (Tim/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini