Sempat Buron, Oknum Polisi Pengedar Narkotika Ditangkap

Editor: Admin author photo

 

Tersangka Husmin Arif ditangkap BNNP Maluku Utara (dok: BNNP)

TERNATE – Diburu selama 56 hari, Husmin Arif akhirnya tertangap kembali Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara. Oknum polisi berpangkat Bripka itu terciduk petugas di Surabaya, Selasa, 15 Desember 2020 kemarin.

Lelaki berusia 34 tahun ini, sebelumnya telah tertangkap pada 20 Oktober 2020 lalu di Ternate, namun berhasil melarikan diri. Tersangka penyalahgunaan dan peredaran Narkotika itu kemudian ditetapkan sebagai Daftar Pencarion Orang atau DPO.

Kepala BNN Provinsi Maluku Utara, Roy Hardi Siahan mengemukakan, dari hasil penyidikan, menurut keterangan tersangka Husmin Arif, awalnya Ia melarikan diri ke Tobelo melalui rute Pelabuhan Semut Kelurahan Mangga Dua,Ternate Selatan, menggunakan  speed boat menuju Sofifi dan dengan tranportasi darat menuju Kota Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara

Dari Kota Tobelo tersangka lalu menuju Surabaya dengan menumpang kapal barang yang hendak ke pelabuhan Gresik, Surabaya. Selanjutnya tersangka menuju  ke rumah kerabatnya di Kota Malang, lalu menginap beberapa hari di Kota tersebut, kemudian tersangka  menuju ke Kota  Banyuwangi dan setelah beberapa hari di Banyuwangi, Ia kembali ke Surabaya dan menginap di Hotel F dan pindah ke Hotel H wilayah setempat.

“Tersangka kemudian diciduk di Hotel Haris Surabaya, darisitu Ia dibawa kembali ke Sel tahanan BNNP Malut Kamis, 17 Desember 2020,’’ ujar Roy dalam konferensi pers di Kantor BNNP di Terente, Jumat, 18 Desember 2020.

Roy menyatakan, dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan barang bukti Narkotika golongan satu jenis sabu sebanyak 2 sachet, dengan bererat masing-masing 2,46 dan 9,03  gram, totalnya 11.49 gram. Serta 2 buah handphone dan sebua dompet.

" Petugas juga mengamankan 2 buah buku rekening bank, 3 kartu ATM, 2 KTP, 1 buah tas kecil dan charger handphone serta uang tunai Rp. 15.000,’’ katanya.

Atas perbuatan itu, tersangka yang diduga memiliki, menyimpan dan menguasai Narkotika Jenis Sabu dikenakan Pasal 112 ayat 1 dan Pasal 114 ayat 1 undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. (Ir)
.
Share:
Komentar

Berita Terkini