Soal Pembubaran FPI; Rahdi Anwar, ini Kado Akhir Tahun Terindah Bangsa Indonesia

Editor: Admin author photo
Rahdi Anwar Ketua GP Ansor Kota Ternate. 
TERNATE - Gerakan Pemuda Ansor Kota Ternate angkat bicara terkait pembubaran organisasi kemasyarakatan (ormas) Front Pembela Islam (FPI) yang kini menjadi perbincangan khalayak.

"Pembubaran (FPI) Front Pembela Islam adalah Kado akhir tahun terindah bangsa indonesia" tegas Rahdi Anwar ketua PC GP Ansor Kota Ternate

Rahdi menjelaskan bahwa tindakan dan keputusan pemerintah pusat dalam hal membubarkan Ormas FPI adalah keputusan yang tepat, pasalnya ormas yang dipimpin oleh HRS ini, dinilai telah mencederai nilai - nilai toleransi dan mengganggu stabilitas bernegara di indonesia, dengan beberapa kontroversi dan tindakan ormas tersebut. 

Selama ini FPI menjadi organisasi yang dianggap memecah belah persatuan bangsa dan negara, dalam eksistensi nya di indonesia, FPI sesekali melakukan aksi premanisme di beberapa wilayah di indonesia dan kerap menghina dasar negara pancasila.

Tidak hanya itu, FPI dibawah pimpinan HRS juga sering sekali menghina pemerintah pusat dengan kata-kata makian dalam setiap kegiatan keagamaan. Bahkan FPI pernah mendeklarasikan diri mendukung jaringan teroris internasional (ISIS) yang telah meluluh lantakkan beberapa negara di timur tengah.

"Apa yang telah diputuskan pemerintah pusat, pastinya telah didasari dengan pertimbangan-pertimbangan yang matang baik dari aspek manfaat, mudharat serta keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara" ungkap Rahdi. 

Rahdi juga menambahkan, kalau ada ormas atau individu yang  jelas-jelas ingin memecah belah bangsa, dan menganggu toleransi antar ummat beragama, harus segera ditindak karna itu merupakan warisan para pendiri bangsa yang harus dijaga.

"Kita harus menghormati dan menerima keputusan itu dengan wajar dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang sengaja dikembangkan oleh orang-orang yang sengaja ingin memecah belah ummat di indonesia" tambahnya. (gamal

Share:
Komentar

Berita Terkini