7 Kecamatan di Halmahera Utara Terendam Banjir

Editor: Admin author photo

Banjir di Galela Barat (dok. Warga/Istimewa)
HALUT - Sebanyak 7 Kecamatan di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara terendam banjir. Bencana alam ini terjadi pada sabtu pagi 16 Januari 2021, pasca hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.

7 daerah yang dilanda banjir itu diantaranya, Kecamtan Galela, Galela Utara, Galela Selatan, Galela Barat, Loloda Utara dan Kecamatan Loloda Kepulauan.

Dari data sementara yang di kantongi Nusantaratimur.com menyebutkan, banjir paling parah terjadi di Kecamatan Kao Barat, sebanyak 5 desa di wilayah ini terendam banjir setinggi 1 meter. Akibatnya ratusan rumah di desa tersebut tergeng air.

Desa terdapak banjir di Kao Barat itu diantaranya, Somahotek, Bailangit, Tiguis Parseba, Pitago dan Desa Soa Hukum.

Kondisi Desa di Kao Barat yang Terendam Banjir (dok. Warga/Istimewa)
Namun demikian, korban banjir di Desa Bailangit sebanyak 485 jiwa sudah di evakuasi oleh timsar gabungan Kabupaten Halmahera Utara ke tempat pengunsian di Desa Kai, Kao Barat.

"Sementara korban di Desa lain tidak mau dievakuasi dan memilih bertahan di rumah masing-masing," ujar kepalah Basrnas Ternate, Muhammad Arafah di Ternate, Sabtu malam, 16 Januari 2021.

Banjir parah juga terjadi di kecamatan Galela Utara, tepatnya di Desa Ngidiho dan Limau. Banjir bandang ini mengakibat sebuah jembatan utama penghubung antara Galela dan Loloda itu putus di hantam banjir.

Jembatan Penghubung Galela-Loloda Terputus Dihantam Banjir(dok.Warga/Istimewa)
Sekretaris Daerah Halmahera Utara Yudihart Noya mengaku, hingga saat ini timsar gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD dan TNI-Polri masih melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir.

"Sementara jaringan listrik di wilayah yang terdampak banjir itu belum berfungsi, sehingga kami menyediakan mensin genset untuk penerangan. Untuk makanan siap saji dan perlengkapan lain sudah di geser ke lokasi bencana," ujar Yudihart.

Hingga berita ini dipublis kecamatan lain yang terendam banjir belum dapat di terjangkau.

Penulis: Irawan Lila
Editor  : Tim


Share:
Komentar

Berita Terkini