Cuaca Buruk, Hasil Tangkapan Nelayan di Tiberias Berkurang

Editor: Admin author photo
Foto: Hasil Tangkapan Nelayan Tiberias Selama Dua Hari Melaut
BOLMONG- Cuaca buruk beberapa pekan terakhir ini yang melanda wilayah Bolaang Mongondow (Bolmong) dan sekitarnya membuat hasil tangkapan ikan para nelayan berkurang.

Delmar Tariang seorang nelayan asal Tiberias, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolmong saat dikonfirmasi mengatakan faktor utama penyebab ikan sulit diperoleh lantaran cuaca buruk.

Meski sudah ada larangan melaut akibat cuaca ekstrem oleh pemerintah setempat, namun pria 43 tahun bersama kedua rekannya nekat melaut demi kebutuhan ekonomi mereka.

"Memang saat ini cuaca ektrem, pendapatan kami pun berkurang. Saya mau tak mau terpaksa harus melaut. Demi kebutuhan sehari-hari keluarga saya," katanya, Minggu (24/01).

Selain hasil tangkapan nelayan berkurang, harga ikan pun melonjak naik. Yang harga biasanya Rp.10ribu per ekor ikan yang ukuran sedang, kini harganya naik menjadi Rp.15ribu per ekor. Hal ini sesuai penuturan Ferderike Pusung salah satu pemborong ikan di desa tiberias. Dirinya mengatakan bahwa dengan naiknya harga ikan saat ini, berdampak pada penjualan ikan di pasar.

"Harga ikan beberapa pekan terakhir ini kian naik, tentu karna cuaca. sehingga para nelayan pun sedikit yang melaut. Kalau harga stabilnya untuk ukuran kecil cukup dijual dengan harga Rp.10ribu per ekor ikan. Namun saat ini harga ikan kita jual Rp.15ribh per ekor," jelasnya. (Redaksi)
Share:
Komentar

Berita Terkini