Habiskan Puluhan Miliar, Proyek Jalan di Tidore Bergelobang Kejati Dimnta Turun Tangan

Editor: Admin author photo
Ruas Jalan Kelurahan Rum dan Rum Balibunga (Foto:Aidar)
TIDORE - Pekerjaan ruas jalan di Kelurahan Rum dan Rum Balibunga Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore patut dipertanyakan. Pasalnya jalan hotmix sepanjang kurang lebih 1 kilo meter itu hasilya begitu 'jelek'.

Proyek preservasi ruas jalan keliling pulau Tidore atau Long Segment itu di kerjakan oleh PT Warga Topo Prima pada akhir 2020 dengan nilai kontrak sebesar Rp. 10,6 sekian yang bersumber dari APBN.

Pengamatan Nusantaratimur.com Senin, (11/1/2021) di lokasi itu terlihat, permukaan aspal jalan mulai dari kelurahan Rum hingga Rum Balibunga itu bergelombang dan terdapat sekitar 8 titik di ruas jalan telah teritambal.Tak hanya itu, oprit jembatan yang menghubungkan Kelurahan Rum dan Rum Balibunga juga tampak mengalami penurunan.

Direktur LSM Gamalama Corruption Watch (GCW) Maluku Utara, Muhidin meminta, Kejaksaan Tinggi dan Polda Maluku Utara mengusut proyek yang dinilai bemasalah tersebut.

''Karena proyek itu menelan anggaran bernilai fantastis yaitu Rp 10,6 miliar lebih yang bersumber dari APBN maka itu Kejati dan Polda harus usut proyek ini," kata Muhidin Senin sore.

Pengiat Anti Korupsi Maluku Utara itu menilai, proyek yang dikerjakan tersebut tanpa memikirkan mutu kualitas pekerjaan. Itu karena pelaksana pekerjaan terkesan maraton demi mengejar sisa waktu pelaksanaan pekerjaan.

"Umumnya proyek yang dikerjakan di akhir tahun itu mutunya kurang bagus karena mengejar sisa waktu. Untuk itu kami minta penegak hukum harus mengusut tuntas karena uang sebesar itu tidak berbanding lurus dengan hasil pekerjaan," tandasnya.

Sekedar diketahui, material seperti tanah yang dijadikan sebagai dasar dari aspal jalan tersebut didatangkan dari Sulawesi.

Penulis: Aidar Salasa
Editor  : Tim

Share:
Komentar

Berita Terkini