Komisi III Minta PDAM Halteng Serius Kualitas Air Bersih Bermasalah

Editor: Admin author photo

Munadi Kilkoda Sekretaris Komisi III DPRD Halmahera Tengah
WEDA- Komisi III DPRD Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) meminta kepada PDAM untuk memperhatikan kualitas air bersih  di dalam kota Weda. Sebab kualitas air bersih yang buruk selalu dikeluhkan masyarakat warga setempat, Kamis (w8/01/2020).

Sekretaris Komisi III DPRD Halteng, Munadi Kilkoda menyatakan permasalahan air bersih di Kota Weda saat ini  Pemda telah membuat reservior atau penampungan air bersih yang ada di kali fidi. Nah pembuatan reservior itu untuk kepentingan sumber air bersih di dalam kota weda ini bisa terpenuhi, sehingga kualitasnya bisa dijamin. 

Namun lagi-lagi, kata Munadi, reservior  itu belum selesai di bangun dan belum bisa di manfaatkan, sehingga kondisi hari ini mestinya PDAM atau harus tetap memperhatikan kualitas air bersih yang ada. 

"Karenanya jangan sampai kemudian kualitas air yang kita nikmati hari ini tidak sesuai dengan standar kesehatan," tuturnya.

Dia pun meminta pihak PDAM harus mengecek kembali kondisi riil yang ada di lapangan ketika terjadi kendala instalasi air bersih, karena kualitas airnya itu kecoklatan, maka harus di perbaiki instalasi yang ada. 

" Kenapa perlu dilakukan pengecekan agar supaya kualitas air bersih tetap terjamin atau dari sisi kesehatan bisa terpenuhi dengan standar kesehatannya sehingga masyarakat pun nyaman dengan kondisi air bersih yang ada," pungkasnya. 

Munadi menyebut mengenai permasalahan air bersih pihaknya sudah berulang kali bersama PDAM menggelar rapat selalu mempertanyakan ketika terjadi hujan kualitas sumber air bersih yang ada di Moreala itu mengalami kecoklatan, dan ini ada masalah proses instalasi atau di bagian sumber air yang ada di hulu. Dan ini yang harus di klirkan oleh PDAM ketika terjadi masalah-masalah yang ada. 

Selain itu, pihaknya juga berharap ke PDAM agar jangan berharap untuk reservior yang ada mengingat proses pembuatan reservior itu prosesnya masih panjang. 

" Jadi seharusnya PDAM harus lebih memperhatikan kebutuhan masyarakat Kota Weda saat ini, kalau masyarakat weda setiap hari menikmati kualitas air bersih yang saat ini bermasalah makan secara langsung akan mengganggu kesehatan masyarakat yang ada di dalam Kota Weda ini yang menggunakan air bersih," Cetusnya.

Bagi Munadi kondisi air bersih yang ada di dalam Kota Weda ini menjadi citra, sebab  Kota Weda sentral bagi masyarakat yang datang dari luar untuk menetap di Weda. “ Jangan sampai masalah air bersih yang kualitasnya rendah menjadi citra buruk bagi Pemerintah Daerah ini,” terangnya.

Untuk itu, PDAM harus lebih jelih memperhatikan kondisi riil di bagian hulu air, kemudian instalasi yang mengalir ke rumah penduduk ketika ada masalah. Maka harus di perbaiki tidak perlu menunggu sampai berbulan-bulan, tutupnya. 

Penulis : Takdir Talib
Editor :  Redaksi

Share:
Komentar

Berita Terkini