Proyek Reklamasi Kecamatan Desa Kipai Tak Kunjung Selesai dan Terbengkalai

Editor: Admin author photo
Proyek Multiyears Reklamasi Pantai Kecamatan Desa Kipai Halteng (Foto: Takdir)
WEDA - Proyek tahun jamak (Multiyears) Reklamasi Pantai, Kecamatan Desa Kipai, Halmahera tengah tak kunjung selesai dan terbengkalai. Proyek yang bersumber dari APBD Halteng 2019 itu menelan anggaran sebesar Rp 6 miliar, yang dikerjakan oleh CV. Aditama kontruksindo. 

Persoalan ini kemudin menuai reaksi dari ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Halmahera Tengah, Riswan Naim, Selas1 12 Januari 2021.

Menurutnya, proyek tersebut menyisahkan sejumlah masalah karena dikerjakan tidak sesuai perencanan atau konstruksi proyek tersebut. Seperti peletakan timbunan batu gaja dan tiang pancang yang telah roboh dan berserakan.

"Seharunya batu gaja itu diletakkan dibibir timbunanan untuk pemecah ombak, lalu tiang pancang seharusnya di letakkan di dasar tanah, bukan diletakkan di atas timbunan kemudian tiang yang dipancang itu harus di cor atau dibuat seperti swering untuk menahan tiang-tiang itu," jelas Riswan.

Tidak sampai disitu, Riswan bilang, kontraktor dari proyek Multiyears itu, juga belum membayar upah kerja pada sejumlah pekerja proyek tersebut.

"Karena belum dibayar, para pekerja itu mengambil sejumlah batu timbunan yang ada dilokasi," katanya.

Riswan mengungkapkan, masalah ini telah disampaikan kepada DPRD Halteng saat melakukan reses di Kecamatan Desa Kipai. Namun hingga kini belum ada langkah real terkait masalah tersebut. 

"Maka dengan ini kami berharap kepada DPRD dan Dinas terkait untk memanggil rekanan CV. Aditama Kontruksindo untuk dapat menyelesaikan sisa pekerjaan itu," harapnya. 

Sementara upaya konfirmasi Nusantararimur.com kepada kontraktor CV. Aditama Kontruksindo melalui sambungan telepon belum tersambungkan. 

Penulis: Takdir Talib 
Editor  : Tim
Share:
Komentar

Berita Terkini