Terkait Tambang Emas, Ini Pesan Putra Kusbibi

Editor: Admin author photo

 

Jasri Usman Saat Di Wawancara awak media (foto:ist) 

TERNATE- Dengan adanya pemberitaan di sejumlah media terkait ancaman dan dampak lingkungan kepada masyarakat yang terdapat di tambang emas di Desa Kusubibi, Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), akhirnya mendapat tanggapan serius dari Ketua DPW PKB Provinsi Maluku Utara, Jasri Usman, juga sebagai salah satu putera Desa Kusubibi. 

"Untuk Desa Kusubibi di sana itu, harus kita bicarakan terkait dengan kehadiran tambang emas yang saat ini memberikan dampak kehidupan terhadap masyarakat," ungkap Jasri kepada media di Hotel Ayu Lestari kelurahan Bastiong Karance Ternate selatan (09/01/2021). 

Kata Jasri, sebelum awalnya di Desa Kusubibi itu sunyi namun saat ini terlihat seperti kecamatan, dan itu menumbuhkan pertumbuhan ekonomi tersendiri. 

"Itu yang perlu di syukuri, tapi di sisi yang lain juga, saya menghawatirkan apa bila tambang emas ini tidak di kontrol, itu akan merusak lingkungan," ujar Jasri. 

Putera asal Kusubibi ini, mengatakan tentunya harus di kelola secara baik, agar masyarakat bisa diuntungkan dan dampak dari pengelolaan itu tidak bisa merusak lingkungan dalam jangka panjang, karena dampaknya pasti akan masyarakat yang terkena," ingatnya. 

"Jadi pemerintah daerah harus menata, apakah tambang emas itu di kelola oleh masyarakat tetapi disertai dengan ketentuan yang berlaku.?, tetapi harus di berikan kesempatan juga, tapi tidak membuat dampak buruk bagi daerah itu," saran Jasri.  

Saat di tanya awak media, dengan stegmennya Kapolres Halsel di beberapa media, untuk menutup tambang Kusubibi tersebut.?, "Ya Jadi kalau pendekatannya dengan model  yang kedua tadi yang saya sampaikan bahwa soal membuat dampak yang cukup luar biasa, saya rasa mereka punya kewenangan untuk itu," jawab Jasri. 

"Tetapi saya sebagai putera daerah, saya mengharapkan supaya di cermati secara baik, karena ini punya dampak bagi kehidupan masyarakat di kampung saya," harapnya. 

Sah-sah saja kata Jasri, semisal hal itu memiliki dampak besar, saranya itu tidak ada pilihan, karena secara pribadi kata ungkap Jasri, juga menghawatirkan ini dampak kesehatannya cukup luar biasa. 

"Jadi pemerintah Halsel harus lebih jeli, dan melihat persoalan ini jangan hitam-putih, tetapi di lihatnya sebagai sesuatu yang berdampak bagi masyarakat," ungkapnya.  

Untuk soal menghawatirkan negara luar masuk, Ketua DPW PKB Malut ini menyampaikan, secara pribadi juga sudah membicarakan dengan bupati Halsel terpilih sekarang. 

"Saya sampaikan dan saya titip desa kususbibi dengan tambang emas ini, bagaimana di kelola secara baik, agar dampaknya bagi masyarakat satu sisi lingkungan baik, dan satu sisi juga masyarakat bisa menikmati," akunya. 

"Saya harapkan dengan bupati Halsel terpilih sekarang, saya berharap untuk desa kusubibi di kelola dan di tata sedemikian rupa sehingga masyarakat juga tidak di ributkan, dengan daerah dampak lingkungan dan juga tidak berdampak," tutupnya.(Adi).

Share:
Komentar

Berita Terkini