Banteng dan Beringin di Malut Makin Mesra, Akankah Berakhir di Pilgub 2024?

Editor: Admin author photo

Ilustrasi Koalisi (Istimewa)
TIDORE - Pasca pemilu serentak 2020, hubungan koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Golongan Karya (Golkar) di Provinsi Maluku Utara (Malut) terus di pupuk dengan baik.

Hal ini di ungkapkan DPD PDIP Maluku Utara Muhammad Sinen kepada Nusantartimur.com di Tidore, Rabu (24/2/21).

Ia mengaku, sebelumnya  PDIP dan Golkar di beberapa daerah pada pilkada serentak 2020 kemarin, saling berhadapan dalam perebutan kursi kekuasan tingkat kabupaten. Meski begitu pria yang diakrab Ayah Erik ini berharap, agar kedua partai tersebut bersatu kembali untuk mendukung program pasangan terpilih.

 "Misalnya di Kota Tidore saya berkomunikasi dengan Ibu Alien (ketua DPD I) kalau boleh Golkar mendukung program AMAN dan beliau sangat merespon itu karena kerja partai politik ini kerja untuk kepentingan rakyat," ucapnya.

"Jadi program yang di tawarkan oleh AMAN itu bukan milik kami semata karena APBD adalah milik rakyat dan dibahas bersama wakil rakyat yang ada di parlemen," sambungnya.

Ia bilang, hubungan yang dibangun antara partai itu bukan hanya sebatas kualisi di pemerintahan tiap kabupaten Kota. Namun juga mengara pada konterstasi pemilihan gubernur (Pilgub) Maluku Utara 2024 mendendatang.

"Akan tetapi sampai hari ini (rencana itu) belum final, namun saya berharap PDIP dan Golkar harus bersatu di Maluku Utara," tandasnya.

Penulis : Aidar Salasa
Editor   : Redaksi

Share:
Komentar

Berita Terkini