BPKAD Halteng Minta Instansi Pengelola Anggaran BTT Perjelas Laporan Keuangan

Editor: Admin author photo
Kaban BPKAD Halteng saat di wawancarai (dok.Takdir/NT)
WEDA - Satuan Kerja Pengelolaan Keuangan Daera (SKPKD) Kabupaten Halmahera tengah (Halteng) di minta memperjelas lamporan keuangan Belanja Tidak Terduga (BTT) pemulihan ekonomi covid-19 tahun 2020.

Hal tersebut diungkapkan Saiful Samad, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Halmahera Tengah, Senin 1 Februari 2021.

Saiful bilang,  penegesan laporan Anggaran BTT itu merupakan instruksi langsung dari kementerian keuangan RI yang melekat pada beberapa regulasi.

"Jadi pemulihan ekonomi yang harus di selesaikan itu seperti di Rumah Sakit yang melekat pada Dinas Kesehatan dan Pemberdayaan pada Dinas Dinas Sosial, Pertanian, Ketahanan Pangan, Perindagkop, Perhubungan, dan BPBD," katanya

Saiful mengetakan, anggaran BTT yang difokuskan pada pemulihan ekonomi itu sebesar Rp 53 Miliar. Dari total anggaran tersebut, lanjut Ia, baru teralisasi sebesar Rp 43 miliar.

"Sementara sisa dari anggaran ini dipersiapjan untuk tahun 2021," tandasnya.

Penulis : Takdir Talib
Editor   : Redaksi

Share:
Komentar

Berita Terkini