Ini Alasan Pemda Halteng Saat Telat Bayar Insentif Para Dokter

Editor: Admin author photo
Saiful Ahmad (Kepala BPKAD) 

Weda- Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Saiful Samad, menjawab keluhan Dokter terkait dengan keterlambatan pembayaran insentif dokter yang tidak di bayar. 

Pemerintah akan selalu membayar insentif Dokter. Hanya saja di bulan Oktober-Desember 2020 kemarin mengalami keterlambatan lantaran Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) di tarik kembali. 

Penarikan kembali surat pencairan dana tersebut, lantaran di akhir tahun 2020 lalu SP2D bertumpuk sehingga di tarik untuk di input di Tahun 2021 ini. 

"SP2D untuk pencairan insentif Dokter saat itu sudah bawa ke BANK hanya saja saya perintahkan untuk di tarik kembali untuk di input ulang di tahun ini. Karna waktu itu tertumpuk. Ungkap Kepala BPKAD Saiful Samad saat di konfirmasi oleh awak media. Rabu, (17/02/21) 

Dan insentif Dokter yang terlambat itu karena keterlambatan pengajuan dari dinas. 

"Sebab kami hanya juru bayar dan semua itu tergantung dari dinas dan pencairan insentif Dokter dilakulan setiap tiga bulan untuk bulan Oktober-Desember 2020 sudah di input di tahun ini dan akan di cairkan jadi semua sudah selesai tinggal tunggu pencairan. Sedangkan untuk insentif Dokter Tahun 2021 akan di cairkan di bulan Maret mendatang," pungkasnya (Dir)

Share:
Komentar

Berita Terkini