Kakek 60 Tahun di Tidore Ditemukan Tak Bernyawa di Gubuk Tua

Editor: Admin author photo

Evakuasi korban (Istimewa)
TIDORE - Seorang kakek berusia 60 tahun ditemukan tak bernyawa di sebuah gubuk miliknya di Kelurahan Tuguwaji, Kota Tidore Kepulauan, Selasa (16/2/2021).

Kakek tersebut diketahui bernama lengkap Muhammad Lahir Hamisi, ia merupakan Cleaning Service dan tukang bendera di kantor BKKBN Kota Tidore.

Informasi yang dihimpun Nusantaratimur.com pada pukul 12.1 5 WIT menyebutkan, penemuan mayat itu berawal dari kecurigaan sejumlah pegawai BKKBN, lantara tak melihat kekek tersebut selama dua hari.

Atas dasar itu, salah satu satu pegawai berinisitif memastikan keadaan dari sang kakek tersebut, dengan menelpon saudaranya bernama  Muhammad Ahmad yang saat itu sedang berada di pasar Sarimalaha Kelurahan Indonesiana.

"Sekitar pukul 07.00 WIT tadi pegawai di BKKBN menelpon saya, dia minta kantor dulu untuk (mengecek) pak Muhammad Lahir Hamisi karena tidak keluar rumah. Dan waktu ke TKP ternyata betul dia (Korban) tidak bersuara dan pintu rumah sedang tertutup," ujar Muhammad Ahmad, yang juga PNS di lingkungan pemkot Tikep saat ditemui di lokasi kejadian.

Dengat begitu, Muhammad Ahmad kemudian menghubungi polisi di Polres Tidore untuk mengecek keadaan dari kakek tersebut.

"Pada saat membuka pintu rumahnya, terlihat kakek itu sudah tidak bernyawa lagi di dalam kamarnya," ucapnya.

Muhammad Ahmad mengaku, dalam tubuh kakek tersebut tidak terlihat adanya tanda tanda sakit atau bekas (Kekerasan) dan lainya.

"Kamis yang lalu, saya masih bersama dengan Almarhum sebab beliau ini sudah bekerja di kantor itu hampir 30 tahun lebih. Kini beliau meninggalkan tiga orang anak, satu perempuan, dua laki-laki," kisahnya.

Hingga berita ini dipublis Polres Kota Tidore belum memberikan komentar terkait penemuan sosok mayat tersebut. Meski begitu, dari hasil olah TKP, polisi menemukan sejumlah uang yang ditinggal Almarhum kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Uang  yang ditemukan itu dengan rincian, uang kertas pecahan Rp 100.000 sebanyak 37 lembar, 50.000 sebanyak 74 lembar, 10.000 sebanyak 13 lembar, 5.000 sebanyak 2 lembar, 2000 sebanyak 101 lembar dan uan pecahan 1000 sebanyak 53 lembar.

Penulis : Aidar Salasa
Editor   : Redaksi

Share:
Komentar

Berita Terkini