Pemkab Halteng 'Berdusta' Warga Sibenpopo Palang Jalan

Editor: Admin author photo
Warga Desa Sibenpopo Halteng palang jalan (dok.Takdir/NT)
WEDA - Warga Desa Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) terpaksa munutup akses jalan menuju kota Weda. Pemlokiran tersebut sudah berlangsung  tiga hari sejak  tanggal 22 sampai dengan Rabu, 24 Februari 2021.

Aksi protes itu dilakukan dalam rangka menangi janji Pemerintah Kabupaten Halteng terkait pembayaran ganti rugi tanaman warga yang digusur dalam proyek perluasan jalan dari Desa Sibenpopo menuju Desa Dotte, Kecamatan Weda Timur.

Bernat, wargaDesa Sibenpopo kepada Nusantaratimur.com mengungkapkan, penggusuran tanaman warga tersebut sudah berlangsung kurang lebih 4 tahun atau sejak 2018 sampai 2021. Meski begitu janji pembayaran dari ganti rugi lahan, hingga sekrang belum juga ditepati.

"Padahal dokumen yang diminta oleh Pemkab sudah kami serahkan dari awal untuk pergusuran tanaman tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda untuk dibayar," ucapnya.

Padahal menurut Ia,mestinya pada pengusuran awal yang dilakukan PT. Buli Bangun itu, pemerintah sudah harus membayar ganti rugi lahan tersebut.

"Untuk itu kami minta agar dinas perkim segera membayar tanaman warga setempat, jangan hanya banyak janji, “tegasnya

Bernat juga meminta, agar pekerjaan pelebaran jalan tersebut disosialisasikan kepada warga pemilik tanaman.

"Kalau ini tidak diindahkan kami akan boikot aktivitas pekerjaan yang sudah berjalan saat ini," tandasnya.

Penulis : Takdir Talib
Editor   : Redaksi

Share:
Komentar

Berita Terkini