Peradi Malut Soroti Kebijakan KSOP Ternate

Editor: Admin author photo

Advokat Peradi Maluku Utara Muhammad Sanusi (foto:ist) 

TERNATE,-Advokat Peradi Maluku Utara mengklaim kebijakan Kesyahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas II Ternate rencana berlakukan kebijakan larangan armada Motor Kayu mengangkut Penumpang itu salah sasaran 

Muhammad Sanusi Taran Advokat Peradi Malut Mengatakan untuk bisa terwujudnya pengaturan, pembinaan, pengendalian, dan pengawasan kegiatan kepelabuhan, semestinya otoritas pelabuhan lebih fokus pada persoalan kelayakan kapal yang masih menjadi persoalan krusial dalam pelayaran ketimbang harus mengatur soal larangan pemuatan kapal. 

Menurut dia, pengaturan ini tentu sangat mencederai prinsip asas guna dan hasil guna dalam pembentukan setiap peraturan, sebab bila melihat dampak yg nanti akan timbul atas kebijakan ini tentu pada pelaksanaanya sangat membebankan masyarakat luas. 

"Ketimbang harus mengurus persoalan pembatasan penumpang yang tidak terlalu menjadi persoalan dalam aktivitas kegiatan Pelayaran"

Membayar dua kali tarif pemuatan yang hal ini tentu sangat memberatkan bagi masyarakat Padahal modal tranportasi motor kayu itu merupakan angkutan laut pelayaran rakyat sebagai usaha masyarakat yang bersifat tradisional dan merupakan bagian terpenting dari aktifitas pengangkutan di perairan Rum - Tidore" ungkapnya Kamis(02/2021)

Sehingga dari kedudukannya itu masyarakat cendrung lebih banyak mengunakan tranportasi motor kayu. 

"Sebagai otoritas pelabuhan semestinya lebih fokus pada fungsi tugas dan tanggung jawab dalam menyelesaikan persoalan terkait dengan kelautan kapal, sertifikasi keselamatan kapal, pencegahan pencemaran dari kapal, dan penetapan status hukum kapal"tutupnya

Share:
Komentar

Berita Terkini