Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura dan Dikbut Malut Gelar Uji Sertifikasi bagi SMK

Editor: Admin author photo
Penyerahan sertifikasi (Istimewa)
TERNATE- Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat (PUPR), bekerja sama dengan Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara melakukan kegiatan Uji Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura  Kompetensi Bidang Jasa Konstruksi program vokasi tingkat SMK.

Kegiatan yang berlangsung di Aula di SMK Negeri 2 Kota Ternate, Senin (8/3). Dihadiri Lembaga Sertifikasi Profesi (LPS P1), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Cabang Dinas UPTD Kota Ternate, Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Kota Ternate. Kegiatan tersebut sekaligus dilakukan penyerahan Sertifikasi Kompetensi Siswa oleh Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura.   

Sambutan Kepala Dinas yang dibacakan Sekretaris Dikbud Malut, Amiruddin  mengatakan, bahwa uji sertifikasi kompetensi merupakan sebuah keharusan yang hendaknya dilaksanakan oleh satuan pendidikan, guna mengukur kecakapan, keahlian dan ketrampilan para peserta didik, dalam upaya untuk memenuhi standar mutu dan standar kompetensi sumber daya manusia. 

“Harapan saya kepada peserta didik yang mengikuti kegiatan uji sertifikasi kompetensi ini, agar benar-benar fokus, supaya hasil diharapkan dapat tercapai untuk ke depan, kami dari Dikbud Malut akan terus melakukan evaluasi, monitoring dan berbenah di seluruh SMK,” ucapnya.

Sambung Imam Makhdy, kegiatan ujian sertifikasi kompetensi harus di dukung dengan sarana prasarana penunjang yang memadai dan guru produktif yang profesional sesuai spektrum kejuruan, agar target pencapaian penyediaan sumber daya manusia bisa tercapai. 

Dalam pemenuhan sarana dan prasarana SMK Negeri 2 Kota Ternate. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara tahun ini telah menganggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk memenuhi kelengkapan sarana prasarana demi menunjang kompetensi peserta didik. 

“Saya akan terus mengharapkan, dukungan dari badan standar nasional pendidikan dan lembaga sertifikasi profesi, kepada Dikbud Malut, untuk pengembangan SMK, karena kami di Maluku Utara prosentase penyerapan tenaga kerja dari waktu ke waktu terus bertambah,” tuturnya.

Sementara Kesiapan sumber daya manusia. “ Kami belum memiliki kompetensi standar sebagaimana yang diharapkan,” pungkasnya.

Kepada Kepala SMK Negeri 2 Kota Ternate, dan umumnya para Kepala SMK di Malut. “ Saya berharap lebih kreatif, inovatif, mandiri dan terus berkoordinasi agar persepsi dalam pengembangan SMK dapat terwujud,” kata Imam. (adv/Tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini