Kembangkan Tiga Sektor Pertumbuhan Ekonomi, Sekda Malut Minta Kabupaten Kota Bersinergi

Editor: Admin author photo

Sekda Malut, Drs. Samsuddin Abdul Kadir bersama Bupati Halbar James Uang, Pimpinan DPRD Halbar beserta Forkompinda Halbar (Dok: Biro Humas)
JAILOLO- Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Maluku Utara Samsuddin Abdu Kadir menghadiri undangan rapat paripurna dalam rangka pidato sambutan bupati terpilih kabupaten Halmahera Barat Masa Bakti 2021-2026 sekaligus memperingati hari ulang tahun Kabupaten Halmahera Barat yang ke-18 bertempat di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Barat, Selasa (2/3). 

Saat memberikan sambutan Samsuddin Abdul Kadir menyampaikan, penyampaian pidato visi-misi Bupati Halmahera Barat yang adil, aman dan sejahtera merupakan suatu pekerjaan yang sangat besar yang akan dihadapi dalam periode masa jabatan ini. 

“ Pemprov Maluku Utara sangat mengharapkan sinergitas antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang ada di Malut termasuk Kabupaten Halbar,” ungkap Sekda Samsudin Abdul Kadir.

Dia memaparkan, kondisi saat ini dengan adanya Covid-19 semua daerah di Indonesia bahkan di dunia mengalami berbagai keterpurukan namun satu hal yang menjadi berita gembira bagi Provinsi Maluku Utara adalah sektor pertumbuhan ekonomi. 

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia hampir semuanya negatif sementara Maluku Utara berada di posisi yang baik. 

"Di Indonesia itu yang positif hanya tiga Provinsi yaitu Kalimantan Utara dengan posisi ketiga dengan pertumbuhan positif 1,4% , Sulawesi Tengah pada posisi kedua dengan pertumbuhan positif 2,8% dan Maluku Utara menempati peringkat ke satu dengan pertumbuhan positif 6,07%,” kata Sekda.

Samsuddin menjelaskan, bahwa pertumbuhan ekonomi kita di Malut lantaran dipacu oleh sektor pertambangan. Olehnya itu, Pemerintah Provinsi Malut dengan melihat visi-misi kabupaten/kota yang ingin mengerahkan tingkat kesejahteraan di Malut maka kita perlu berkolaborasi pada sektor-sektor yang telah dijalani oleh masyarakat secara prinsipil.

“ Tiga sektor itu ialah, sektor Pariwisata, sektor perikanan dan sektor pertanian," ucapnya.

Ketiga sektor tersebut sangat berhubungan dengan sektor pertambangan. Menurutnya, dengan adanya sektor perikanan karyawan-karyawan di tambang akan mendapat pasokan perikanan dari nelayan-nelayan kita, begitu juga suplai kebutuhan pada sektor pertanian dan sektor pariwisata yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan pertumbuhan di daerah ini. 

Sementara itu, penyampaian pidato Bupati terpilih James Uang menyampaikan, sesuai sumpah dan janji yang telah kami ucapkan di hadapan Gubernur Maluku Utara dan Tuhan yang Maha Esa. 

“ Kami siap menerima amanah rakyat Halmahera Barat dengan bulat hati dan siap melayani kemajuan tanah tumpah darah kami di Halmahera Barat,” ucap James.

James juga mengatakan, sebagai langkah awal kepemimpinan dirinya bersama Jufri Muhamad dalam menyelenggarakan pemerintahan di daerah ini adalah melakukan perubahan yang tergambar dalam visi lima tahun kedepan.

"Mewujudkan Halmahera Barat yang Aman, Adil dan Sejahtera,". Jelasnya.

James juga memaparkan ada empat tantangan besar yang akan dihadapi saat ini dan masa mendatang.

Pertama, strategi politik, yakni membangun politik santun yang demokratis dan bermartabat.

Kedua, strategi birokrasi, membangun birokrasi yang rasional, oprofesional, etis dan taat hukum, 

Ketiga, strategi pembangunan, desain pembanguna berdasarkan karakteristik dan potensi daerah dengan melibatkan stakeholder yang berkompeten dengan berbasis akademis dan yang ke empat, strategi keuangan daerah dengan prinsip penghematan dan penyehatan APBD.

James juga berkeyakinan bersama denga DPRD Halmahera Barat sesama unsur penyelenggara pemerintahan di Daerah memiliki komitmen yang sama, bahwa program dan kegiatan yang direncanakan benar-benar menyentuh dan pro terhadap rakyat.

"Kami berharap kebijakan yang berpijak pada konsep Pro-Growth, Pro-Job, Pro-Poor dan Pro-Enviroment." Tutupnya. (Tim/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini