Miliki Narkotika Pemuda Asal Oba Diciduk Polisi

Editor: Admin author photo

Pelaku FJ dan Barang Bukti (dok.Aidar/NT)
TIDORE - Personil Resmob Cobra Kie Matubu Polres Tidore Kepulauan kembali membekuk seorang pemuda penyalagunaan Narkotika jenis ganja. Ia adalah FJ  berusia 27 tahun asal Desa Kususinopa, Kecamatan Oba yang berdomisili di Kelurahan Indonesiana Tidore.

Terduga Fj ditangkap di Rutan Kls II B Soasio, Kota Tidore sekitar pukul 14. 30 WIT pada Senin, 22 Februari 2021 lalu.

Dari tangan pelaku polisi mengamankan barang bukti berupa, 1 linting diduga ganja kering dengan berat 0,53 gram, 2 sachet yag diduga Narkotika berisi biji dan daun ganja seberat 15,69 gram, 1 buah tas jinjing warna biru, 1 pack plastik bening serta 1 buah kaleng rokok merk Gudang Garam.

Barang Bukti Narkotika (dok. Aidar/NT)
Kasat Reskrim Polres Tidore IPTU Redha Astrian mengemukakan, kronologis pengunkapan kasus tersebut bermulah dari informasi petugas Rutan Kls II B Soasio, bahwa terdapat salah satu warga binaan rutan secara melawan hukum memiliki, menyimpan dan menguasai Narkotika yang diduga jenis ganja sebanyak 1 linting.

Barang bukti itu didapatkan oleh petugas Lapas di dalam tas milik terduga FJ, saat terduga hendak dibawah masuk ke dalam Rutan. “Mendapat informasi  tersebut, polisi  langsung menuju ke TKP dan berkoordinasi dengan petugas Rutan untuk mengamankan terlapor guna dilakukan penyelidikan dan pengembangan," ujarnya.

Dari situ lanjut Redha, polisi kemudian membawa terlapor FJ menuju Mako Polres Tidore untuk diinterogasi, selanjutnya dilakukan penggeledahan di rumah terlapor di Kelurahan Indonesiana. Penggeledahan itu disaksikan oleh Sekretaris Kelurahan.

"Disitu polisi menemukan daun, batang dan biji diduga narkotika jenis ganja yangg disimpan di lemari dapur dan kamar milik terlapor. Dengan begitu terlapor beserta barang bukti dibawa ke kantor Polres untuk diamankan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," Jelasnya.

Terlepas dari itu Redha mengucapkan terima kasih kepada petugas Rutan kelas II B Soasio atas kerjasama dan koordinasinya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Kota Tidore.

"Semoga kerjasama dan koordinasi ini semakin erat dan terjalin semakin baik," harapnya.

Kepada pelaku, dikenakan pasal 116 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan dalih Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menggunakan Narkotika golongan satu terhadap orang lain atau atau memberikan narkotika golongan 1 untuk digunakan orang lain, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 Tahun dan paling lama 15 Tahun, dan di denda paling sedikit 1 Milyar dan paling banyak 10 milyar.

Penulis : Aidar Salasa
Editor   : Redaksi

Share:
Komentar

Berita Terkini