TNI Berhasil Hapus Kekhawatiran Kakek Rahmat dan Warga Desa Waiboga

Editor: Admin author photo
Kakek Rahman saat mengambil air di sungai Desa Waiboga (dok.Surhardi/NT)

SANANA - Rasa khawatir kakek Rahmat Tidore, akan banjir dan tanah lonsor terjawab sudah. Lelaki berusia 50 tahun itu, kini bisa tidur nyeyak meski hujan deras mengguyur.

Warga Desa Waiboga, Kecamatan  Sulabesi Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula ini menagaku, semua itu berkat Satgas Tentara Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke 110 Kodim/Sula,  yang berhasil membangun Talud Penahan Banjir di Desa tersebut.

"Karena mereka lah kami disini bisa terhindar dari banjir dan tanah longsor," ujar sang kakek begitu disambangi Nusantaratimur.com di Desa Sama, Selasa (30/03/2021).

Ia menceritakan, sebelum adanya talut penahan banjir di desanya tersebut, Ia dan warga setempat selalu di bayangi-bayangi rasa takut dan gelisa saat terjadi hujan deras.

Itu karena menurutnya, saat hujan deras, desa Waiboga selalu berlangganan dengan banjir dan tanah lonsor. Apalagi kata dia , rumah yang  tinggalinya itu tak jau dari bentaran sungai atau hanya berjarak 3 meter. Begitu juga sebagian rumah warga.

"Alhamdulillah, beberapa hari kemarin meski terjadi hujan deras dan arus air di kali begitu kuat, namun kami  tidak merasa khawatir lagi," uncapnya terharu.

Kakek bilang, Ia dan warga setempat sangat bersyurkur dan berterima kasih kepada TNI atau Satgas TMMD.

"Saya tidak bisa berbicara banyak lagi, hanya bisa bersyukur dan ucapan terimakasih kepada anggota TNI," pungkasnya penuh air mata.

Sekedar diketahui, Talud penahan banjir yang dibangun lewat program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Waiboga itu, sepanjang 250 meter.

Penulis : Suhardi Umagapi
Editor   : Redaksi

Share:
Komentar

Berita Terkini