Ujian Sekolah di SMK Bina Talenta Halmahera Seperti Bersembunyi dari “Musuh Peperangan”

Editor: Admin author photo
Pelaksanaan ujian sekolah di SMK Bina Talenta Halmahera. (dok./Asep)
Pagi itu, Kamis 25 Maret 2021 sekitar 10.00 WIT, terdengar suara daun kelapa bergesekan tertiup angin, bagai musik klasik dalam ruangan. Saat itu pun, tampak para siswa tengah serius memandangi lembaran isian di mejanya masing-masing di sebuah di ruangan berukuran 4×6 meter.

Rupanya kondisi ini sedang digelarnya ujian sekolah. Sebuah ujian yang terkesan bagaikan tengah bersembunyi dari “musuh peperangan”.

Begitulah potret dan keadaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bina Talenta  Halmahera, di Desa Pediwang, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara.

Disitu, hanya ada dua unit ruangan untuk menampung 21 orang siswa peserta ujian. Ruang kelasnya cukup adem bila hembusan angin agak kencang. Namun, bila hujan badai, maka mau tidak mau sekolah harus libur. Karena tak ada dinding sebagai sekat.

Bermodalkan meja dan kursi, para pengajar di SMK Bina Talenta Halmahera itu nekat melakukan kegiatan belajar mengajar di dalam hutan tersebut.

Niat baik para pengajar akhirnya terbayar sudah. Tanpa diduga, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Provinsi Maluku Utara, Imam Makhdy, berkunjung ke sekolah nan miris itu.

“Mengenaskan,” ucap Imam Makhdy, saat tiba di lokasi SMK Bina Talenta Halmahera, Kamis pagi.

Imam Makhdy lantas menyatakan, SMK Bina Talenta bakal diprioritaskannya. Terutama, kata dia, dari sarana pembangunan ruang kelas atau gedung, serta fasilitas pendukung lainnya. Bahkan, Kadis tak tanggung-tanggung mengusulkan pembukaan lahan sebagai sarana jalan akses masuk keluar di hutan itu.

Kepala Dinas Pendidilan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Drs. Imam Makhdy Hassan memantau pelaksanaan ujian sekolah di SMK Bina Talenta Halmahera. (dok/Asep)
Sudarwan Ilyas, Kabid SMK Dikbut Malut menyebut, SMK Bina Talenta Halmahera itu sudah cukup membumi di Nusantara. Sejak tahun 2019, sekolah ini mewakili Malut di kancah nasional dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

“Adalah Welna Lahengko, alumni SMK Bina Talenta, yang pertama kali mengharumkan nama Malut di Paskibraka Nasional,” tuturnya.

Untuk itu menurut Ia, walau dengan kondisi sarana dan prasarana dibawah standar pendidikan, namun kegigihan para pengajar patut diacungin jempol. Buktinya, SMK Bina Talenta Halmahera mampu tampil dan bersaing di kancah nasional.

“Semoga, itikad baik Kadis Dikbud Provinsi Malut, Imam Makhdy, dan semangat para pengajar, dapat segera terwujud. Dan, hutan Pediwang pun bakal berkilau dengan munculnya bibit-bibit unggul dari SMK Bina Talenta,” harapnya.

Tim Redaksi

Share:
Komentar

Berita Terkini