Cegah Stunting, DKP Malut Kampanyekan Gerakan Makan Ikan di Halbar

Editor: Admin author photo

Pemberian paket Makana Tambahan (Istimewa)
MALUT - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku Utara gencar melakukan kampanye makan ikan melalui gerakan memasyarakatkan makan ikan atau Gemarikan. Kali ini DKP melakan sosialisasi di Desa Tabadame, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), pada Sabtu (11/4/2021) kemarin.

Dalam kegiatan ini DKP Malut dan DKP Halbar menggandeng petugas Posyandu Nangka Desa Tabadame, dan dihadiri tim PKK Halbar sebagai pengurus forum peningkatan konsumsi ikan.

Kabid Penguatan Daya Saing dan Produk Kelautan dan Perikanan DKP Provinsi Maluku Utara, M. Tahsim Hayatudin mengatakan, Gerakan Makan Ikan (Gemarikan) di Maluku Utara ini harus terus dikembangkan. Itu karena sangat penting dalam meningkatkan kecerdasan anak.

“Jadi kegiatan promosi melalui safari Gemari ikan ini sekaligus dilakukan pemberian makanan tambahan yang berbahan baku ikan kepada anak-anak. Ini berasal dari produk UMKM DKP Provinsi Malut,” katanya saat di temui Nusantaratimur.com di  warkop Djoung Caffe Tidore, Senin (12/4/2021) kemarin.

Tahsim berharap, gerakan Gemarikan itu dapat terpesat luas. Karena kata ia, di wilayah Maluku Utara masi banyak daerah yang tingkat konsumsi ikannya rendah, sehingga hal itu mengakibatkan terjadinya kasus gizi buruk atau stunting.

“Maka kekurangan gizi kepada anak harus di tangani, salah satu penyebabnya di beberapa daerah yang ada masi kurang mengkonsumsi ikan, olehnya itu pemerintah Pusat dan Daerah serta lembaga swasta lainnya terus mengkampanyekan gemari ikan serta memberikan pangan bergizi penyengat terjadinya stunting,” ungkapnya.

Tahsim mengaku, kegiatan yang di gelar tersebut mendapat respon positif dari Kepala Desa setempat dan masyarakat. Sebab itu menurut dia, DKP Halbar sangat mengharapkan agar DKP Malut terus melakukan kegiatan tersebut.

"Untuk itu DKP Halbar pun juga siap memberikan dukungan berupa anggaran melalui APBD maupun APBN agar kegiatan Gemari ikan ini terlaksana dengan baik khususnya di Kabupaten Halbar dan pada umumnya di Provinsi Maluku Utara,” terangnya.

Ia bilang,  kegiatan kampanye Gemari ikan ini di laksanakan dua kali dalam setahun di tiap-tiap kabupaten Kota yang ada di provinsi Maluku Utara. Namun demikian, kegiatan ini hanya diprioritaskan bagi daerah-daerah yang presentasi kasus stunting nya tinggi dan daerah yang tingkat konsumsi ikannya rendah.

“Karena  konsumsi ikan ini sangat berpengaruh terhadap kondisi stunting, Jadi kalau angka konsumsi ikannya rendah tentu angka stuntingnya juga akan tinggi begitu juga sebaliknya,” tutupnya.

Sekedar diketahui, paket yang bagikan melalui kegiatan Gemari itu berupa 1 kilo gram ikan Tuna yang sudah diolah seperti Bakso Ikan, Naget dan Abon Ikan Tuna. kegiatan juga awali dengan pembagian bubur ikan kepada 250 anak dan balita di dua titik yang berbeda, yakni di Desa Tabadame, 150 orang dan Desa Dodinga sebanyak 100 paket.

Penulis : Aidar Salasa
Editor   : Redaksi

Share:
Komentar

Berita Terkini