DPRD Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati Halteng 2020

Editor: Admin author photo
Bupati Halteng saat menyampaikan LKPJ 2020 (dok.Takdir/NT)

WEDA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) melakukan Rapat Paripurna Ke-10 masa persidangan II Tahun 2021 dengan acara penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati ( Halteng ) Tahun 2020, Selasa (27/04/2021).

Edi Langkara dalam sambutan menyampaikan, secara normatif penyampaian LKPJ ini merupakan pelaksanaan dari ketentuan pasal 71 dan pasal 74 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, dan berpedoman pada peraturan pemerintah Republik Indonesia Nomor 13 tahun tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggara pemerintah daerah, serta peraturan menteri dalam negri (Mendagri) Nomor 18 tahun 2020 tentang pelaksanaan peraturan pemerintah Nomor 13 tahun 2019.

Ia mengemukakan, secara substantif penyampaian penyampaian LKPJ akhir tahun anggaran 2020 yang di sampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ini, merupakan laporan pencapaian kinerja pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah sekaligus merupakan evaluasi pelaksanaan pembangunan tahun sebelumnya yang di tuangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kabupaten Halmahera Tengah periode lima tahun dan RKPD tahun 2020.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa tahun 2020 merupakan tahun di mana terjadinya bencana global penyebaran Covid-19, pandemi ini berdampak pada seluruh ummat manusia juta orang harus kehilangan nyawa, PHK dan pengangguran menjadi warna buram di tahun 2020,” kata Elang sapaan akrab Edi Langkara.

Untuk mengatasi hal tersebut, lanjut Elang, pemerintah mengeluarkan kedaruratan pandemik Covid-19 yang di jabarkan dalam kebijakan presiden melalui kepres 11 tahun 2020 tentang penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat. Seruan penanganan Covid-19 seperti social distancing, physical distancing, work from home dan pembatasan berkumpul. Itu dilakukan untuk membatasi penyebaran Civid-19, seruan ini harus di patuhi oleh seluruh lapisan masyarakat. Dampak dari seruan ini adalah menurunnya demand produk, terutama produk-produk pertanian dan perikanan, yang merupakan ekspektasi perekonomian masyarakat termasuk masyarakat Halmahera Tengah.

Dalam hal pengelolaan keuangan daerah pemerintah pusat menegaskan kepada seluruh pemerintah daerah untuk melakukan rekofusing dalam rangka penanganan pandemi, yang diatur melalui Peraturan Mentri Keuangan (PMK) Nomor 38/PMK.02/2020 tentang pelaksanaan kebijakan keuangan negara untuk penanganan pandemi Covid-19 untuk merealisasikan kebijakan tersebut Pemda Halteng melakukan kebijakan rekovusing anggaran APBD tahun 2020 sebesar Rp. 54.346.488.000.00 realisasi akhir tahun 59,25% atau Rp. 32.197. 634.999 di peruntukkan untuk penanganan Covid-19.

“Sebagaimana di ketahui bahwa tahun 2020 merupakan tahun ke-3 kepemimpinan kami. Sesuai RPJMD masi, misi di tahun ke-3 adalah mengembangkan potensi sumberdaya alam dan menciptakan iklim investasi, yang bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan merata untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan sasaran menurunkan jumla angka kemiskinan dan membuka lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran,” ujarnya.

Untuk itu kata ia, anggaran di tahun 2020 di fokuskan pada pengembangan infrastruktur dasar yang mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dengan harapan semua akses sosial dan akses ekonomi yang dapat di jangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Sementara data BPS menunjukan bahwa, persentase penduduk miskin pada Maret 2020 sebesar 13,56 Y menurun 0,56 XX, terhadap Maret 2019. Menjadi 7,7 ribu orang, menurun 110 orang pada Maret 2019.

Akan tetapi dalam hal capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) antara lain, usia harapan hidup (UHH) meningkat menjadi 63,91 di tahun 2020, Harapan lama sekolah meningkat menjadi 12,99 tahun, rata-rata lama sekolah (RLS) meningkat menjadi 9 tahun, sementara untuk nilai pengeluaran perkapita adalah Rp. 7.841.000, sedikit terkoreksi dari Rp. 8.285.000 tahun 2019, dari penurunan 0.20 Y.

“Dari Tiga komponen utama IPM, maka capaian perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Halmahera Tengah tahun 2020 dari 65,55 menjadi 65,42 atau turun 0.20% dari tahun 2019,” sambungnya.*

Penulis : Takdir Talib
Editor   : Redaksi

Share:
Komentar

Berita Terkini