Hadir Di Muktamar Pemikiran Dosen PMII 2021, Ini Yang di Bawa Mukhtar A. Adam

Editor: Admin author photo

 

Ketua PW ISNU Malut (foto :ist) 

Jatim, - Setelah terlibat dalam menjadi narasumber dalam pra muktamar Dosen PMII beberapa waktu lalu, kini Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Dr. Mukhtar A. Adam, SE. M. Si, kembali ikut langsung dalam agenda perkumpulan para dosen yang pernah menjadi aktivis bintang sembilan semasa di kampus Dulu. 

Agenda ini adalah Muktamar Pemikiran Dosen Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Songsong Indonesia Emas 2045, yang rencananya digelar pada 5-7 April 2021 di Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.  

Mukhtar Ketua ISNU Maluku Utara yang ikut dalam muktamar pemikiran dosen PMII di Tulung Agung Jawa Timur itu, membawa agenda Enterpreneur Generasi Emas sebagai solusi mengatasi Bonus demografi. 

"Saat ini Bangsa Indonesia menyambut bonus demografi berupa generasi emas (golden generation) pada 2045 mendatang. Untuk itu perlu penyiapan SDM unggul supaya potensi bonus demografi itu tidak malah menjadi bencana demografi (demographic disaster). Para dosen alumni PMII perlu ikut berkontribusi membangun SDM," ungkap Alumni PMII dari Makassar itu. 

Lanjut Majelis Pembina PKC PMII Maluku Utara itu mengatakan integrasi pasar global, harus yang merangkai dunia menjadi satu komunitas warga dunia. 

"Generasi Emas Indonesia, meletakan fundamental gerakan pemikiran lokal yang menglobal dan memanfaatkan potensi lokal sebagai konsumsi global serta tumbuh dari kreativitas, bukan lagi berbasis komoditi," terangnya. 

Kehadirannya juga merekomendasikan peta jalan (road map) gerakan pemikiran dosen se-Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

 "Maka generasi emas Indonesia mampu menumbuhkan mesin kreativitas sebagai solusi konsumsi global, yang dibutuhkan pasar global, dengan demikian Generasi emas Indonesia yang lahir dari konferensi dosen PMII dapat memasukan nilai-nilai kultural sebagai kebutuhan global," papar Calon Rektor Unkhair itu. 

Ia berharap konsolidasi dosen PMII se-Indonesia ini akan menjadi energi baru menuju Indonesia maju. 

"Sebagai insan intelektual yang paripurna berproses di PMII, ini penting bagi para dosen untuk mereposisi peran strategis ideologi dalam menjalankan tugas sebagai warga dunia," harapnya. (Red-tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini