Hari ke 7 Ramadan Polda Malut Musnakan Ribuan Liter Minuman Keras

Editor: Admin author photo
Pemusnahan Minuman Keras (dok,Humas Polda Malut)

TERNATEPolda Maluku Utara kembali memusnakan ribuan liter minuman keras alias Miras. Minuman haram yang di musnakan itu merupakan barang bukti hasil Opersasi Pekat Kieraha 2021.

Miras berbagai jenis yang dimusnakan itu diantaranya, 3.311 liter Captikus berbagai ukuran, 1.056 botol atau kaleng miras golongan A, 33 Botol Golongan C, 1.350 liter jenis saguer.

Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolda Maluku Utara Irjen (Pol) Risyapudin Nursin, bertempat di Lapangan Apel Sat Brimob Polda Maluku Utara di Kelurahan Akehuda, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Senin pagi (19/04).

Kapolda Malut Irjen (Pol) Risyapudin Nursin menyatakan, hasil Operasi Pekat Kieraha di Polda Maluku Utara dan Polres jajaran itu berhasil menemukan, 98 Kasus Miras, 54 Kasus Prostitusi, 5 kasus perjudian, 6 kasus penyalahgunaan narkoba, 1 kasus pencurian serta 3 kasus lainnya seperti Motor bodong, Lem aibon dan petasan.

“Dari jumlah kasus yang ditangani petugas mengamankan barang bukti selain miras terdapat sebanyak 7,36 gram ganja dan 3,59 gram sabu, serta barang bukti judi yakni uang tunai Rp. 3.494.500,-, 3 buah ATM, 3 buah rekapan Togel dan 1 kartu Domino. Untuk barang bukti lainya sebanyak 2 dos petasan, 1 unit R2 Yamaha Aerox dan 1 unit R4 Pickup Hilux,”katanya melaksanakan pemusnahan miras.

Kapolda menjelaskan, Operasi Pekat Kieraha 2021 yang dilakukan itu selalu mengedepankan penegakkan hukum yang didukung dengan kegiatan fungsi Kepolisian lainnya. hal itu demi menjamin ketertiban, kepastian dan perlindungan hukum bagi masyarakat serta menciptakan, memelihara situasi Kamtibmas yang kondusif selama bulan suci Ramadhan 1442 H.

“Jadi pelaksanaan Operasi Pekat dilakukan sebelum Bulan Puasa dengan maksud agar umat muslim yang ada di Maluku Utara dapat melaksanakan ibadah puasa dengan khusyu, aman dan lancar, serta menciptakan rasa aman,” ujarnya.

Jendral bintang dua ini menegaskan, akan terus gencar melaksanakan razia rutin Kepolisian dengan harapan dapat menciptakan rasa aman saat menjalankan ibadah puasa serta menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 tidak ada pengaruh minuman keras, Perjudian, Prostitusi dan penyakit masyarakat lainnya di Provinsi Maluku Utara.

Selain itu ia berpesan kepada seluruh masyarakat Maluku Utara, agar menjauhi kegiatan yang bersifat negatif dan melanggar hukum. “Mari kita tingkatkan kegiatan positif di bulan Ramadhan ini dengan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT agar situasi Kamtibmas di Provinisi Maluku Utara tetap aman dan kondusif,”tandasnya.

Hadir dalam kegiatan pemusnahan barang bukti hasil operasi Pekat kieraha 2021: Perwakilan Gubernur Malut, Ketua DPRD Provinsi Malut, Kajati Malut, Kepala Pengadilan Malut, Danrem 152/Babullah, Kabinda, Kepala BNNP, Danlanal Ternate, Wakapolda Malut dan Pejabat Utama (PJU) Polda beserta tamu undangan lainnya. **

Penulis : Tim
Editor   : Redaksi

Share:
Komentar

Berita Terkini