KPK Lakukan Supervisi di Kota Tidore Kepulauan

Editor: Admin author photo

Koordinator Tim satgas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi, Ramdhani (Batik) dan Wawali Tikep Muhammad Sinen (d0k. Aidar/NT)

TIDORE - Tim Satgas Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) RI menyambangi Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Jumat (9/4/2021).

Kunjungan KPK ini dalam rangka monitoring dan evaluasi rencana aksi program pemberantasan korupsi yang terintegrasi di Provinsi Maluku Utara.

Koordinator Tim satgas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi, Ramdhani mengaku, kegiatan Supervisi yang dilakukan pihaknya itu terfokus pada pencegahan korupsi di delapan area intervensi.

“kami akan fokus pada Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan, APIP, Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerah, Manajemen Aset Daerah dan Tata Kelola Dana Desa.” Jelas Ramdhani

Ia mengaku, Koordinasi dan Supervisi di tahun 2021 ini, hanya meneruskan apa yang telah dilakukan tahun sebelumnya, sehingga jika terjadi kendala-kendala maka perlu dikoordinasikan dengan tim satgas KPK.

“Karena kami selalu membuka ruang untuk terus berkoordinasi sehingga operasional Pemerintahan berjalan dengan baik,” kata Ramdhani.

Ramdhani berharap, di tahun ini dan seterusnya ASN di Kota Tidore tidak berurusan hukum dengan KPK. Karena itu kata ia, perlu untuk menghindari keputusan yang bertentangan dengan aturan, itu agar Pemerintah Kota Tidore aman dari Korupsi.

“Saya juga berharap agar koordinasi dan kerjasama ini tidak putus sampai disini saja agar capaian MCP (Monitoring Centre of Prevention) ini lebih meningkat dari sebelumnya," pungkasnya,

Wakil Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen meminta, semua OPD di lingkup pemerntah Tidore Kepulauan agar dapat melayani tim KPK tersebut.

“Saya berharap kepada Pimpinan OPD agar nantinya kegiatan yang dilakukan oleh Tim KPK ini  didampinggi langsung oleh pimpinan OPD bukan lagi staf atau ketua bidangnya, sehingga apa yang menjadi kebutuhan tim satgas ini segera dipercepat,” ujarnya.

Selain itu, pria yang akrab disapa Ayah Erik ini juga menegaskan, agar pimpinan OPD bekerja sesuai dengan perundang-undangan serta membangun kerjasama dan koordinasi yang baik dengan Tim Satgas Koordinasi dan Supervisi KPK tersebut.

 “Jika ada kesalahan mari torang (kita) sama-sama benahi agar kedepan Kota Tidore Kepulauan bebas dari Korupsi,” tansasnya.

Penulis : Aidar Salasa
Editor   : Redaksi

Share:
Komentar

Berita Terkini