PERADI Seluruh Indonesia Gelar UPA, Ternate Diikuti 22 Peserta

Editor: Admin author photo

Pengurus DPN PERADI Otto Hasibuan dan DPC PERADI M. Konoras (Istimewa)


TERNATE - Perhimpunan Advokat Indonesia atau Peradi kubu Otto Hasibuan di Ternate menggelar Ujian Profesi Advokat (UPA), Sabtu, 10 April tahun 2021.

Pelaksanaan UPA ini berlangsung di ruang Nuku Lantai 4, Gedung Rektorat Universitas Khairun Ternate yang diikuti sebanyak 22 orang peserta.

Dalam kegiatan ini Peserta UPA diwajibkan menerapkan prokes dan menunjukan hasil tes negative covid-19 baru bisa masuk ketempat ujian.

Ketua DPC PERADI M. Konoras, S.H, M.H dalam sambutannya menyampaikan,  untuk menjadi Advokat itu gampang gampang susuh, karena selain memiliki latar belakang pendidikan Ilmu Hukum juga harus mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA).

Kegiatan ini kemudian, dilanjutkan dengan Ujian Profesi Advokat (UPA) yang dilakukan oleh Organisasi Advokat Peradi dibawah kepemimpinan Prof. Otto Hasibuan, SH. MH.

“Jadi setelah lulus ujian kompetensi akan dilanjutkan dengan magang selama 2 Tahun , baru kemudian dilantik dan diambil sumpah didepan sidang Terbuka Ketua Pemgadilan Tinggi dimana wilayah hukum advokat itu berpraktik,” kata Konoras.

Menurut ia, hal tersebut diatur didalam Pasal 2, 3 dan pasal 4 UU No 18 Tahn 2003 tentang Advokat.

Sebab itu selaku Ketua Peradi Ternate yang membawahi 10 Kabupaten Kota ini, pihaknya berharap kepada peserta UPA untuk mencapai suatu titik kesuksesan Advokat dalam menegakkan keadilan maka Advokat harus memiliki kemampuan dasar yaitu, cerdas dan jujur, jika tidak maka akan ditinggalkan olh pencari keadilan.

selain itu diharapkan profesi Advokat sebagai profesi mulia (Officium Nobile) wajib menjaga etika profesi agar bisa tetap dipercaya oleh masyarakat luas.

Sementara perwakilan Panitia UPA Dewan Pimpinan PERADI Suhendra Asido Hutabarat dalam sambutannya mewakili Ketua Panitia UPA PERADI R. Dwiyanto Prihartono menyampaikan bahwa peserta yang mendaftar untuk mengikuti ujian tahun 2021 ada sebanyak 5833 peserta di 44 kota di Indonesia.

Dia mengatakan, dengan jumlah yang banyak adalah sebagai bukti besarnya kepercayaan yang diberikan kepada PERADI sebagai organisasi Advokat yang profesional dan kredibel untuk menyelenggarakan ujian dengan melibatkan pihak outsourching yang sangat kredibel sehingga bisa menjamin mutu dan kualitas UPA PERADI guna melahirkan Advokat-Advokat yang berkualitas dan terhormat.

Sedangkan Suhendra Asido Hutabarat yang juga Ketua Pusat Bantuan Hukum DPN PERADI menambahkan DPN PERADI dibawah kepemimpinan Prof. Otto Hasibuan sebagai Ketua Umum tetap konsisten mensyaratkan agar UPA dapat menghasilkan Advokat-advokat yang berkualitas karena kedudukan advokat yang Primus inter Pares atau yang terbaik dari yang terbaik, karenanya harus memiliki standar yang tinggi supaya bisa melayani para pencari keadilan dengan baik.

Suhendra berharap, para peserta yang lulus UPA PERADI dibawah kepemimpinan Prof Otto Hasibuan dapat berbangga jika nantinya dilantik menjadi Advokat-advokat  yang lahir dari proses pendidikan dan ujian yang berkualitas yang dapat memberikan bantuan hukum dengan baik dan profesional kepada para pencari keadilan serta tidak melupakan pemberian bantuan hukum pro bono kepada masyarakat tidak mampu.**

Penulis : Tim
Editor   : Redaksi

Share:
Komentar

Berita Terkini