Selamat Bertugas Sahabat Jas, Dari Om Pala Melanesia

Editor: Admin author photo

 

Wakil Walikota Ternate, Jasri Usman saat memimpin Rapat Perdana (foto:ist) 

Ternate,-Tepat pada 14 Ramadhan 1442 H, setelah melalui proses politik yang panjang, Kota Ternate Akhirnya memiliki sosok pemimpin yang berjiwa tulus membangun, Ya Pada Hari Senin 26 April 2021 itu, M Tauhid Soleman dan Jasri Usman resmi dilantik oleh Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba untuk mengemban amanat rakyat Ternate. 

Dari suasana bahagia itu DR. Mukhtar A. Adam, kembali menggoreskan pena nya untuk sosok Jasri Usman. Ketua PW PKB Maluku Utara yang punya Jiwa Politik yang kuat mengakar dari pusat sampai ke Daerah. 

"Lelaki Sederhana tanpa neko-neko dalam komunikasi, sangat bersahaja, tumbuh ditengah masyarakat yang islami membentuk karakternya yang tawadu. Pilihan politiknya yang konsisten sejak Reformasi 99, ketika Gus Dur menggalang kekuatan politik dari organisasi Islam terbesar di Indonesia," ujar Akademisi Unkhair itu. 

Lanjut Om Pala Melanesia sapaan akrab Mukhtar adam mengatakan pada saat PKB secara nasional menguat muncul di Maluku Utara sosok anak muda nahdliyin dalam tubuh PW PKB Malut. 

"Jasri muda tampil sebagai pengurus PKB, dan sejak itulah Jasri tampil dalam setiap pemilihan umum, bahkan tercatat sebagai anggota DPRD yang harusnya dilantik sebagai Anggota DPRD Kabupaten Maluku Utara, namun keikhlasannya ia memberi kesempatan kepada seniornya untuk menduduki jabatan wakil rakyat," cerita Om Pala. 

Namun begitu Lanjut Om Pala jalan politik Jasri tak semulus yang dibayangkan. "Sejak itu pula Pertarungan politik di DPRD dalam setiap periode pemilu Jasril selalu mengisi daftar Calon DPRD, namun jalan wakil rakyat selalu dipatahkan dan dalam catatan Jasril tidak pernah menduduki jabatan politik legislasi," ungkap Om Pala. 

Dalam pandangannya Om Pala Jasri politisi yang selalu keluar dari kezaliman pertarungan politik, Jasri membangun konsolidasi bawah tanah yang kuat, eforia ketokohan menjadi halaman depan politik, ternyata rapuh. "Jasri memilih mendesain kekuatan politik belakang panggung untuk menyerang dalam diam, konsolidasi tanpa eforia yang membuktikan gerak politiknya terus bergerak," tutur Alumni PMII Makassar itu. 

Dengan gerakan politik yang di bangun dari akar masyarakat Jasri telah membuktikan dirinya bahwa adalah sosok yang harus mengeksekusi kebijakan dan menjadi motor pendorong perubahan. 

"Jasri tidak ditakdirkan untuk mengembang Amanah Legislasi dan lebih tepat mengembang Amanah Eksekutif yang langsung bersentuhan dengan masyarakat mengeksekusi berbagai problem yang nyata, menjadi motor mendorong perubahan, menjadi mesin menghidupkan ketimpangan untuk kemaslahatan dalam kesetaraan," pungkasnya. 

Selamat bertugas Sahabat Jas, Tangan Terkepal dan Maju Kemuka. dan Salam Pergerakan. (Red-tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini