Transisi SIMDA ke SIPD Adalah Pemicu Keterlabatan Pembayaran Gaji ASN di Halteng

Editor: Admin author photo

 

Kepala BPKAD Halteng Saiful Samad (Istimewa)

WEDA - Keterlambatan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingup pemerintah Kabupaten Halnahera Tengah (Halteng), disebabkan adanya perubahan trasisi sistem tata kelola keuang dari Sistem Informasi Daerah (SIMDA) ke Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) dari Kementerian Dalam Negeri. Akibatnya Pencairan APBD tahun 2021 mengalami keterlambatan.

Hal tersebut diungapkan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Halteng, Saiful Samad kepada Nusantratimur.com di Weda, Senin, (12/04/2021) kemarin.

Menurutnya, saat ini TAPD telah menyiapkan laporan dan penyesuaian belanja (refocusing). Laporan itu juga sudah dikirimkan ke Kementerian Keuangan.

“Alhamdulillah Halteng sudah dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat, dengan demikian minggu ini, Insya Allah gaji ASN maupun Anggaran Dana Desa (ADD) sudah bisa terbayar,” ujarnya.

Untuk pencairan ADD kata Saiful, itu bersumber dari DAU dan DBH. Karenanya, ketika terjadi pemotongan DAU dan DBH dari pemerintah pusat, maka pembayaran ADD tersebut di skemakan tahap pencairannya.

“Jadi terkait dengan ada aparat desa yang gajinya belum terbayar sampai 7 bulan, bukan merupakan kesalahan bupati dan pak wakil bupati. Melainkan ada penyesuaian terkait dengan Pagu penetapan ADD sebagai konsekuensi dari penyesuaian DAU serta DBH untuk kepentingan Covid- 19,” katanya.

“Tentu juga dibutuhkan keterpaduan manejemen dari aparat Desa, untuk  dapat menskenarikan skema pembayaran gaji aparat desa, apabila ADD tersebut telah dicairkan,” tambhnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah, Abdurrahim Yau memintah, agar persoalan trasisi sistem tersebut tidak dialamatkan kepada pemerintahan Halmahera Tengah.

“Kalaupun berbagai pihak merespons persoalan yang terjadi saat ini, bahkan meminta agar TAPD  di evaluasi, tentu merupakan bagian dari upaya control masyarakat bagi perbaikan kinerja TAPD, dalam rangka menciptakan tata kelola keuangan yang lebih baik,” tandasnya.

Penulis : Takdir Talib
Editor   : Redaksi

Share:
Komentar

Berita Terkini