Baru Terpilih Kades Baleha Di Polisikan

Editor: Admin author photo

 

Kuasa Hukum saat Melaporkan Arifin Ahmad ke Polres Sula (dok:ist) 

SANANA- Kepala Desa Baleha Arifin Ahmad akhirnya resmi diadukan ke Polres Kepulauan Sula terkait dugaan ijazah palsu oleh Arba Yakseb dan Mandala Saputra bersama kuasa hukumnya, Kamis (20/05/2021).

Kuasa Hukum pelapor, Zulfitrah Hasim, saat dikonfirmasi usai mengadukan laporan menjelaskan, berdasarkan surat keterangan kelulusan dari Kepala Sekolah SD Negeri Kaporo Amin Ibrahim, yang diberikan kepada Arifin Ahmad yang digunakan sebagai persyaratan administrasi calon kepala desa Baleha. 

"Tidak ada namanya sesuai dengan hasil mencari tahu kelulusan Arifin Ahmad melalui teman-teman dekatnya di Desa Kaporo, ternyata tidak ada satu orang pun yang tauh Arifin Ahmad kelulusan SD Negeri Kaporo," pengacara muda itu. 

Lanjut Zulfitrah, mengatakan ijazah paket B tingkat SMP dan ijazah paket C tingkat SMA hasil kelulusannya di tahun yang sama yakni tahun 2010.

"Lebih fatal lagi, ijazah paket B sekolah SMP dikeluarkan lebih duluan dari ijazah paket C sekolah SMA," beber Zul. Sapaan akrab Zulfitrah. 

"Ijazah paket B dikeluarkan pada tanggal 4 agustus 2010. Sedangkan ijazah paket C dikeluarkan pada 26 Juli 2010, Seharusnya ijazah peket B lebih dulu keluar baru kemudian ijazah paket C," bebernya. 

Zul berharap, Polres Kepulauan Sula menindaklanjuti aduan atas dugaan ijazah palsu yang telah melanggar undang-undang sistem pendidikan nasional nomor 20 tahun 2003 pasal 68 dan pasal 263 KUHP.

"Atas itu kami minta segera diproses dan diselidiki dan ditentukan status hukumnya," tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Arifin Ahmad masih dalam usaha konfirmasi wartawan kami. (Red-tim) 

Share:
Komentar

Berita Terkini