Bos NHM Kembali Biayai Pengobatan 2 Warga Malut, Komunitas Popaco Ikut Bersinergi

Editor: Admin author photo
Mona Novan (tengah) bersama orang tuanya (dok.NT)

TERNATE - Pasien pengidap penyakit Arcites asal Halmahera Selatan dan pasien Hidrosefalus asal Kota Tidore Kepulauan akhirnya mendapat perhatian khusus dari Presiden Direktur PT. NHM Haji Robert Nitiyudo.

Haji Robert diketahui bakal menanggung semua biaya pengobatan kedua pasien tersebut melalui program Haji Robert Peduli Kesehatan Masyarakat, yang ditangani langsung Tim Kesehatan sosial Performance PT. NHM Ternate.

"Saat ini pasien dalam pengawalan kami. Untuk pasien asal Tidore sudah menjalani perawatan insentif di IGD RSUD Chasan Boesoirie Ternate," ujar Koordinator Kesehatan social Performance PT. NHM Ternate, Amirun Hasan, di Ternate, Minggu 2 Mei 2021.

Pasien Hidrosefalus asal Tidore
Selanjutnya kata Amirun, kedua pasien tersebut di akan di diaknosa oleh dokter.

"Dari situ nanti dilihat hasilnya, kalau hasil diaknosa bisa dirawat di RSUD Boesoirie, maka akan dirawat disini. Namun kalau hasilnya harus dirujuk ke Rumah Sakit di luar Maluku Utara, maka kami akan memberangkatkan pasien terrsebut ke rumah sakit yang direkomendasikan dokter," jelasnya.

Tak hanya PT. NHM, kedua pasien tersebut juga mendapat perhatian dari Komunitas Popaco Maluku Utara (KPMU).

Komunitas yang bergerak di bidang kemanusiaan itu, saat ini tengah melakukan penggalangan dana atau donasi kemanusian lewat media sosial. 

"Karena sudah diambil alih pak Haji Robet, maka pengalangan dana ini kami langsungkan selama tiga hari saja," kata Irawan Lila, Koordinator penggalangan dana.

Ia bilang, hasil dari penggalangan dana tersebut akan diserahkan kepada orang tua pasien sebagai biaya hidup saat berada di Rumah Sakit.

"Hingga saat ini bantuan dari hamba Allah sudah berjumlah 800 ribu," tandasya.

Sebagai informasi, pasien pengidap penyakit Arcites atau pembengkakan perut ini bernama Mona Novan, berusia 14 tahun. Ia merupakan anak ke tiga dari pasangan suami istri, Tovan Abdul Kadir dan Sahria Lasambuni. Mereka adalah warga Desa Kukupang, Kecamatan Kepulauan Joronga, Halmahera Selatana.

Sementara pengidap  pasien Hidrosefalus asal Kota Tidore Kepulauan bernama Dhaniarta, bayi berusia 5 bulan itu merupakan anak dari  pasangan Jafar dan Indah Safitri, warga Kelurahan Tuguwaji, Kecamatan Tidore.

Penulis : Aidar Salasa
Editor    : Redaksi

Share:
Komentar

Berita Terkini