Dinas PPPA Provinsi Malut gelar Rapat Koordinasi

Editor: Admin author photo
Rapat koordinasi Dinas PPPA Provinsi Malut dan Kabupaten Kota (dok. Takdir/NT)

WEDA - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) se-Kabupaten kota di Maluku Utara menggelar rapat koordinasi.

Rapat yang didalangi oleh Dinas PPPA Provinsi Maluku Utara itu berlangsung di Aula Kantor Bupati Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari terhitung sajak Kamis 27 Mei sampai dengan Mnggu, 30 Mei 2021.

Kepala Dina Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Musryifah Alhadar dalam sambutanya mengatakan, rapat koordinasi tersebut bermaksud  meningkatkan peran Dinas PPPA Provinsi  dan Kabupaten Kota dalam mendukung capaian target 3 program unggulan KPPPA RI.

"Program itu yang pertama, memperkuat kelembagaan perempuan, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Perempuan dan Anak melalui penguatan kordinasi antara pelaku pembabgunan tingkat Provinsi dan Kabupaten Kota," ujarnya.

Sementara yang kedua, kata Musryifah, membangun komitmen daerah untuk meningkatkan kordinasi dan sinergi serta keselarasan arah program dan kegiatan di Provinsi maupun KabupatenKota.

"Yang ketiga adalah mengevaluasi dan mengkordinasi pelaksanaan program perencanaan PPPA pada Kabupaten Kota serta upaya penguatan kelembagaan pokja, PUG Kabupaten Kota layak anak serta kelompok usaha perempuan yang tersebar di Provinsi Maluku Utara ini," tandasnya.

Sementata Sekertaris Daerah Halmahera Tengah (Halteng) Yanto. M Asir mengaku, Pelaksanaan kegiatan rapat koordinasi itu bertujuan meningkatkan peran Dinas pemberdayaan perempuan di wilayah provinsi maupun Kabupaten Kota dalam mendukung pencapaian proggram unggulan KPPPA RI.

"Jadi kegiatan ini merupakan sebuah kehormatan bagi Pemkab Halteng karena dengan dipilihnya Halteng sebagai tuan rumah pelaksanaan rapat kordinasi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, semoga momen penting ini akan di berikan penyamaan persepsi dan singkronisasi terkait dengan arah kebijakan proggram pemberdayaan perempuan," ujaranya.

Yanto bilang, melalui Dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Kabupaten Halmaherah Tengah telah berupaya mengurangi tingkat kekerasan pada perempuan dan anak dengan cara membentuk lembaga pembantu pelayanan yakni, Pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak bersama Forum anak Daerah.

"Kami juga berharap kepada bapak gubernur melalui Dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Provinsi Maluku Utara, kiranya bisa membantu kami melalui bantuan proggram dari Kementerian pemberdayaan perempuan yang kiranya dapat digulirkan ke Daerah kami, untuk memaksimalkan proggram pemberdayaan dan perlindungan anak di Kabupaten Halmaherah Tengah," tandasnya.

Penulis : Takdir Talib
Editor   : Redaksi

Share:
Komentar

Berita Terkini