Kejari Weda Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Asrama Pesantren

Editor: Admin author photo

 

Dua tersangka saat naik ke mobil tahanan untuk dibawa ke Rutan Weda (foto/dir)

WEDA-  Kejaksaan Negeri Weda menetapkan tiga  tersangka kasus korupsi proyek pembangunan Asrama Pesantren di Desa Weda, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah Tahun Anggaran 2016 dengan nilai Rp 1,3 Miliar.

Tiga tersangka ditetapkan itu masing-masing adalah Setya Budi selaku kontraktor, Tamrin Walid selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Alfha Yendra selaku Direktur CV. Alfha Carien. 

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Weda, Eka Jacob Hayer mengatakan bahwa penetapan dan penahanan terhadap tersangka Setya Budi guna melancarkan pemberkasan penyidik, karena dalam hasil penyidikan serta pemeriksaan yang dilakukan terbukti para tersangka telah melakukan tindak pidana korupsi yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp. 222.550.000.

Di mana paket pekerjaan yang dilelang pada tahun 2016 lalu, Itu dimenangkan oleh CV. Alfha Carien dengan nilai kontrak sebesar Rp. 1.378.000.000 (satu miliar tiga ratus tujuh puluh delapan juta rupiah).

“ Dari nilai kontrak itu ada item kegiatan yang tidak dilaksanakan hingga menyebabkan terjadi kerugian negara senilai Rp.222.550.000,” kata Eka.

Sementara KPA Tamrin Walid dimita kooperatif ketika dipanggil oleh Kejari Weda. “ Sudah tiga kali kami layangkan surat meminta kepada Tamrin Walid untuk hadir, tetapi beliau tidak mau hadir,” beber Eka.

Rencana kasus ini akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor untuk disidangkan. 

“ Untuk para tersangka akan ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Weda,” pungkasnya.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2021 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Ancaman hukuman untuk Pasal 2 minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara, untuk Pasal 3 minimal 1 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” tutup Eka.

Penulis : Takdir 

Editor   : Redaksi


Share:
Komentar

Berita Terkini