Dugaan Ijazah Palsu Kades Baleha Masuk Babak Baru

Editor: Admin author photo

Dok ist


SANANA- Kasus dugaan Ijazah palsu yang dilaporkan Arba Yakseb dan Mandala Saputra selaku warga masyarakat Desa Baleha, Kecamatan Sulabesi Timur, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) terhadap kepala desa terpilih Arifin Ahmad semakin memanas.

Mengapa tidak, penyidik Polres Kepulauan Sula kembali periksa Ketua Panitia M. Nur Leib, Sekretaris Panitia Adibon Sanaba dan salah satu anggota panitia Pilkades Desa Baleha Risno Upara,Kamis (27/05/2021) yang digelar pada 29 April 2021 lalu sebagai saksi untuk diminta keterangan.

Ketua Panitia Pilkades Desa Baleha, M. Nur leib, saat diwawancarai media ini usai diperiksa oleh polisi menegaskan, terkait ijazah palsu yang dilaporkan, dirinya sama sakali tidak mengatahui kalau ijazah tersebut palsu.

"Saya tidak tahu sampai disitu. Yang saya tau bukti-bukti atau ijazah dari lembaga sekolah Kades Baleha terpilih itu ada saat memasukan berkas makanya dianggap sah," tegasnya.

Lanjut Nur mengatakan karena berkas berupa seperti ijazah yang dimasukan Kades Baleha terpilih itu semua ada.

"Ijazah sekolah SD, SMP dan SMA yang dimasukkan Kades terpilih, Arifin Ahmad itu semua ada. Didalam ijazah itu Ada nama lembaganya, ada tanda tangannya dan ada capnya," katanya.

Nur menyebutkan, pihaknya dari panitia pilkades tingkat desa ini hanya menerima berkas Cakades, kemudian yang memutuskan dan mengesahkan itu adalah panitia Pilkades tingkat Kabupaten.

"Ketika ada berkas cakades yang di masukkan ke torang itu torang hanya periksa selanjutnya panitia kabupaten yang memutuskan dan mengesahkan," tegasnya. (Red-tim) 

Share:
Komentar

Berita Terkini