Di Duga Gunakan Ijazah Palsu, Kades Terpilih Bakal Di Polisikan

Editor: Admin author photo

 

Zulfitrah Kuasa Hukum

SANANA- Diduga menggunakan ijazah paslu, Kepala Desa (Kades) terpilih Desa Baleha, Kecamatan Sulabesi Timur, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Arifin Ahmad akan dilaporkan ke Polres Kepulauan Sula (20/05/2021) oleh Arba Yakseb dan Mandala Saputra didampingi tim kuasa hukum, Zulfitrah Hasim.

Zulfitrah kepada nusantaratimur.com mengatakan, ijazah yang digunakan Arifin Ahmad saat mendaftar dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) pada 29 April 2021 kemarin diduga palsu, Rabu (19/05/2021).

"Dugaan ijazah palsu ditemukan di saat Arifin Ahmad melakukan pendaftaran Calon Kepala Desa (Cakades) Baleha sebagai persyaratan," ungkap Zulfitrah.

Ia menuturkan, ijazah Sekolah Menengah Pertama (SMP) paket B dan ijazah Sekolah Menengah Atas (SMA) paket C yang dugunakan Arifin Ahmad sebagai administrasi Cakades Baleha ditemukan ketidak wajaran.

"Kami temukan ijazah SMP paket B dan ijazah SMA paket C ternyata diterbit ditahun yang sama yakni tahun 2010," ucapnya.

Dimana, kata Zulfitrah, ijazah SMA paket C lebih dulu diterbit pada 4 Agustus 2010 setelah itu baru diterbitkan ijazah SMP paket B pada 26 Juli 2010.

Tak hanya itu, Zulfitrah bilang, Cakades Baleha Arifin Ahmad menggunakan surat keterangan Kepolisian yang menerangkan yang bersangkutan mempunya ijazah sekolah SD, dengan nomor 04 tahun 1979 pada sekolah SD Negeri Kaporo.

"Kepala sekolah SD Negeri Kaporo, Amin Ibrahim juga mengelurkan surat dengan nomor :420/89/SDN/KPR/MS/V/2021 dengan perihal penarikan/pencabutan keterangan lulus dari SD Negeri Kaporo pada 18 Mei 2021," kata Zulfitrah.

"Setelah kepala sekolah SD Negeri Kaporo meneliti ijazah Arifin Ahmad dari tahun 1973 sampai tahun 1979 tidak ditemukan nama Arifin Ahmad sebagai peserta ujian di SD Negeri Kaporo," tutupnya. (Red-tim) 

Share:
Komentar

Berita Terkini