Keluarga Besar NU Malut, Gelar Nuzul Qur'an, Buka Puasa Bersama Dan Syukuran

Editor: Admin author photo

 

Ketua PKC PMII Malut Saat membagikan Bantuan (foto:ist) 
Ternate-Keluarga besar Nadhlatul Ulama Maluku menggelar menggelar Nuzul Quran di Kampoeng Melanesia, Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Senin (3/5/2021). Kegiatan yang di inisiasi oleh Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Gerakan Pemuda Ansor Maluku Utara, dan IKA PMII Maluku Utara, serta Pengurus PKC PMII Maluku Utara. 

Om Pala Melanesia DR. Mukhtar A. Adam mengatakan kegiatan dalam rangka Nuzul Qur'an, buka bersama dan syukuran. 

"Kegiatan ini sekaligus syukuran atas kader NU Maluku Utara yang terpilih sebagai Wali kota Ternate dan Wakil Walikota Ternate, Tauhid Soleman dan Jasri Usman," ujar Om Pala. 

Selain om pala Mukhtar yang juga ketua wilayah pengurus ikatan sarjana nahdlatul Ulama itu mengatakan ada juga santunan kepada anak yatim piatu. 

"Kegiatan ini dibarengi dengan penyaluran bantuan kepada 50 mahasiswa yatim piatu atas kerja sama BNI Cabang Ternate dengan NU Maluku Utara di lingkungan Kampoeng Melanesia," ungkap Mukhtar. 

Karena Mukhtar bilang kegiatan juga melibatkan mahasiswa papua non muslim yang turut membantu kegiatan di Kampoeng Melanesia. 

"Ini Momentum baik di bulan yang penuh keberkahan kami ingin membangun semangat toleransi sesama anak bangsa untuk bersama-sama membangun Indonesia lebih khususnya Maluku Utara," pungkasnya. 

Sementara itu Wakil Walikota Ternate Jasri Usman mengatakan, dengan Qurani bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa bahwa perjuangan membutuhkan komitmen dan kesadaran bersama untuk berjihad di bidang pendidikan. 

Jasril bilang, dalam proses pendidikan ada transformasi nilai-nilai jihad walau dari kampung yang kecil. Sebagai orang yang pernah menjalani masa pendidikan di rantau, Jasri berharap agar mahasiswa tidak berkecil hati apalagi patah semangat.

"Merantau ke Ternate untuk menimbah ilmu, saya berharap janganlah berkecil hati untuk belajar, karena tantangan dalam masa studi adalah madrasah terbaik dalam membentuk karakter generasi ke depan,"ujar Ketua PKB Malut itu.

Pada momentum Nuzul Quran kali ini tidak membumikan Alquran dalam bahasa verbal saja, tetapi Alquran juga dilantunkan dalam bahasa difabel (bahasa isyarat) oleh 4 orang anak berkebutuhan khusus di bawah pimpinan Nurjanah.

"Lantunan ayat suci di Kampoeng Melanesia dalam suasana yang berbeda, menunjukan ayat-ayat Alquran membumi dalam berbagai dimensi kehidupan Qurani menjadi momentum keberagaman dalam etos Islam Nusantara meletakan perbedaan, dalam memaknai kebesaran Qurani pada hakikat alam semesta," tutup Jasri. (Red-tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini